Surabaya (ANTARA) - FIFA dan PSSI mengunjungi Persebaya Future Lab untuk membahas pengembangan pemain muda dan penguatan sistem pembinaan sepak bola di Indonesia.
“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana setiap klub menjalankan programnya, bagaimana sistem pembinaan mereka bekerja, serta berbagai upaya positif yang telah dilakukan untuk mengembangkan sepak bola,” kata Technical Lead FIFA Global Football Development Division Jamie Houchen di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu.
Houchen mengatakan kunjungan itu adalah bagian dari rangkaian kerja bersama PSSI untuk memahami kondisi dan perkembangan sepak bola di berbagai daerah, mulai klub amatir hingga profesional.
Houchen didampingi Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers dan berdiskusi dengan Kepala Persebaya Future Lab Ganesha Putra serta Direktur Amatir Persebaya Saleh Hanifah.
Diskusi itu membahas pengelolaan akademi, pengembangan potensi pemain muda, dan keberlanjutan kompetisi, termasuk peran Liga Persebaya di bawah naungan Persebaya Amatir sebagai wadah pemain untuk berkembang melalui pertandingan terstruktur.
“Kami ingin memastikan program-program tersebut benar-benar mendukung kebutuhan di daerah dan memberikan dampak berkelanjutan bagi perkembangan sepak bola Indonesia,” kata Houchen.
Baca juga: Persebaya tumbangkan Madura United 3-1
Ia menambahkan, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi FIFA dan PSSI untuk mengidentifikasi aspek pembinaan yang masih perlu ditingkatkan dan menyerap masukan dari klub serta pihak yang terlibat langsung dalam pengembangan pemain.
Houchen berharap kerja sama dengan PSSI berlanjut, terutama dalam membangun struktur pengembangan sepak bola yang lebih kuat hingga tingkat provinsi.
Kunjungan itu juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara federasi, klub profesional, akademi, dan kompetisi amatir untuk membangun sistem pembinaan berkelanjutan serta memperluas kesempatan bagi talenta muda sepak bola Indonesia.
Direktur Akademi Persebaya Future Lab Janu Ramadanis menyebut kunjungan itu sebagai kesempatan bagi klub untuk berbagi pengalaman dan memperoleh perspektif baru mengenai pembinaan pemain muda.
Ia mengatakan Persebaya Future Lab berkomitmen menjaga konsistensi pembinaan, memperkuat dukungan kompetisi, dan melakukan evaluasi berkelanjutan agar pemain memiliki kesempatan berkembang dan mempersiapkan diri menuju level yang lebih tinggi.
“Ini menjadi kehormatan bagi Persebaya Future Lab karena bisa berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan FIFA serta PSSI. Kami akan terus berbenah dan menjaga komitmen dalam membina pemain muda,” kata Janu.
Baca juga: Timnas U15 ke 16 besar setelah menang adu penalti lawan Moldova
Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira