Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan mengevaluasi skema permainan setelah terhenti di babak pertama French Open 2026.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Grand Paris Arena, Paris, Rabu, Fajar/Fikri dibungkam oleh pasangan Chinese Taipei Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin dua gim langsung 24-26, 13-21.

"Ini menjadi evaluasi kami ke depan bagaimana menyiasati back to back turnamen dengan kondisi di lapangan yang berbeda. Di Denmark kemarin bolanya kencang tapi di sini agak lambat. Permainan kami kurang baik hari ini," kata Fajar dikutip dari keterangan PBSI.

Baca juga: Fajar/Fikri juara Denmark Open 2026

Jawara Denmark Open 2026 tersebut mengaku bahwa kondisinya memang sudah tidak dalam penampilan fisik seratus persen mengingat sebelumnya harus tampil di babak final Denmark Open 2026.

"Secara fokus dan kondisi memang sudah tidak 100% tapi itu bukan alasan karena yang lain juga merasakan apalagi ada yang 3-4 turnamen berturut-turut," ungkap Fajar mengenai keletihan yang dialaminya.

Secara terpisah, Fikri menyesalkan bahwa di gim pertama seharusnya bisa mengambil poin namun malah kehilangan fokus di penghujung laga.

"Gim kedua mereka lebih safe, lebih menekan juga. Beberapa kali kami menyerang tidak tembus," imbuh Fikri yang menjadi unggulan ketiga dalam turnamen ini.

Baca juga: Leo/Daniel melangkah mulus ke babak kedua French Open

Baca juga: Rachel/Febi masih adaptasi dengan venue French Open

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Fajar Satriyo

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira