Kami sangat mengapresiasi langkah progresif PLN dalam mengoptimalkan potensi permukaan air Waduk Karangkates menjadi PLTS Terapung berskala 100 MWac
Surabaya (ANTARA) - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates berkapasitas 100 megawatt (MW) arus bolak-balik (AC) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, terus dipercepat untuk menambah pasokan listrik berbasis energi baru terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit berbahan bakar fosil.
Direktur Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tony Susandy menyatakan pemanfaatan permukaan Waduk Karangkates untuk pembangkit listrik tenaga surya menjadi salah satu strategi pengembangan energi bersih tanpa harus mengorbankan lahan daratan produktif.
"Kami sangat mengapresiasi langkah progresif PLN dalam mengoptimalkan potensi permukaan air Waduk Karangkates menjadi PLTS Terapung berskala 100 MWac," katanya dalam keterangan diterima di Surabaya, Minggu.
Tony mengatakan pemanfaatan bendungan eksisting untuk pembangkit energi surya dapat mempercepat peningkatan bauran energi baru terbarukan nasional sekaligus mendukung pencapaian target emisi nol bersih atau Net Zero Emission.
PLTS Terapung Karangkates dikembangkan dengan kapasitas 100 MWac atau setara 133 megawatt peak (MWp) melalui kolaborasi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) bersama PLN Nusantara Power, dengan pembangunan dilaksanakan PT Nusantara Guodian Karangkates Indonesia (NGKI).
Tony bersama jajaran manajemen PLN UIP JBTB dan PLN Nusantara Power pun sempat meninjau secara langsung untuk memastikan progres konstruksi berjalan sesuai jadwal dan standar lingkungan.
Executive Vice President Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara PLN Widya Anggoro Putro menjelaskan pembangunan PLTS terapung membutuhkan ketelitian rekayasa teknis agar fasilitas pembangkit dapat beroperasi secara optimal dan memberikan kontribusi terhadap keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur.
Sementara itu, General Manager PLN UIP JBTB Hendro Prasetyawan mengatakan proyek tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas pemanfaatan energi surya sekaligus mendukung pengembangan kapasitas PLTS hingga 100 gigawatt peak (GWp) secara nasional.
Ia memastikan PLN UIP JBTB bersama PLN Nusantara Power akan mengawal pembangunan proyek tersebut agar nantinya mampu menghasilkan pasokan listrik yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Baca juga: Menteri PU: PLTS Terapung Waduk Karangkates tahap pembahasan
Baca juga: PLN optimalkan Waduk Karangkates untuk kembangkan PLTS Terapung
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Astrid Faidlatul Habibah
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira