Jakarta (ANTARA) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Administrasi Jakarta Pusat meraih juara ketiga dalam lomba peragaan busana DWP Provinsi DKI Jakarta dengan mengangkat perpaduan teknik shibori dari Jepang dan batik Betawi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.

Ketua DWP Provinsi DKI Jakarta Lisniawati Uus Kuswanto mengatakan perpaduan teknik pewarnaan kain Jepang dengan metode ikat celup atau shibori dan Batik Betawi menjadi bentuk harmonisasi dua budaya dengan karakter berbeda yang dapat menghasilkan karya busana menarik.

"Shibori merupakan seni ikat celup dari Jepang yang filosofinya penuh dengan kesabaran, ketekunan, dan keindahan dalam ketidaksempurnaan, sedangkan Batik Betawi merupakan jati diri kita dengan warna cerah dan motif yang berani," kata Lisniawati.

Ia menyampaikan prestasi juara ketiga tersebut diraih oleh Istri Kepala Bagian Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Pusat Lia Hari yang mewakili DWP Jakarta Pusat.

Sementara itu, Ketua DWP Kota Administrasi Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin berhasil meraih penghargaan Busana Terniat dalam kegiatan yang mengusung tema “Harmoni Dua Simpul: Ketika Shibori Menyapa Batik Betawi”.

Adapun kegiatan yang diselenggarakan DWP Provinsi DKI Jakarta ini diikuti sekitar 37 peserta dari lima wilayah kota administrasi, Kabupaten Kepulauan Seribu serta unit pelaksana perangkat daerah (UKPD).

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan peran anggota DWP dalam menjaga dan memperkenalkan warisan budaya Betawi agar semakin dikenal masyarakat luas hingga mancanegara.

"Kecantikan seorang ibu DWP bukan terpancar dari mahalnya baju, tetapi dari rasa percaya diri dan keikhlasan ibu-ibu dalam meluangkan waktunya untuk mengikuti kegiatan hari ini," ujar Lisniawati.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Peragaan Busana DWP DKI Jakarta Yenny N. Ali Maulana mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Bidang Ekonomi DWP Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026.

Menurut dia, lomba tidak hanya menjadi wadah kreativitas anggota, tetapi juga sarana melestarikan dan mengembangkan wastra Nusantara, khususnya melalui perpaduan teknik shibori dengan Batik Betawi.

"Kami berharap para peserta tidak hanya menampilkan busana, tetapi juga mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru," ujar Yenny.

Baca juga: Dharma Wanita DKI kukuhkan "Ibu SAPA" perkuat perlindungan perempuan

Baca juga: Dharma Wanita Jakpus seleksi peserta untuk pekan olahraga DKI Jakarta

Baca juga: Dharma Wanita Persatuan Jakbar akan gelar cek kesehatan gratis

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Adimas Raditya Fahky P

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira