Jakarta (ANTARA) - Duta Besar RI untuk Mesir Kuncoro Giri Waseso mengapresiasi komitmen Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dalam mendukung pendidikan mahasiswa Indonesia di negara Timur Tengah, melalui Program Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Timur Tengah.
"Saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baznas. Ini merupakan momen yang mulia bagi kita semua, khususnya teman-teman mahasiswa, karena Baznas telah menyiapkan bentuk apresiasi bagi mahasiswa berprestasi untuk semakin menunjang kegiatan dan proses belajar mereka. Peluncuran Beasiswa Cendekia ini menjadi momentum yang sangat baik," kata Kuncoro dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Ia menilai program beasiswa ini merupakan bentuk kepedulian Baznas terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak bangsa, sekaligus dukungan bagi mahasiswa berprestasi untuk meningkatkan kualitas akademik.
Menurut Kuncoro, dukungan Baznas terhadap pendidikan menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Baca juga: Baznas RI buka beasiswa untuk 300 mahasiswa Indonesia di Timur Tengah
Ia juga mengapresiasi kiprah Baznas yang terus menunjukkan kepedulian, baik melalui penyaluran bantuan kemanusiaan, terutama bagi saudara-saudara di Gaza, maupun melalui berbagai kegiatan lainnya.
Kuncoro berpesan agar para penerima beasiswa menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik Indonesia, serta mematuhi peraturan yang berlaku selama berada di luar negeri.
"Ketika menerima beasiswa, kalian juga menerima tanggung jawab untuk menjalankan amanah yang telah diberikan oleh bangsa dan rakyat Indonesia melalui Baznas agar kalian dapat menimba ilmu dengan sebaik-baiknya," ucap Kuncoro.
Ia mengingatkan mahasiswa Indonesia tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjadi representasi bangsa di negara tempat mereka menuntut ilmu.
Baca juga: Prabowo apresiasi peran Baznas untuk Palestina dan Timur Tengah
"Amanah ini menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar pada masa mendatang. Di balik beasiswa yang kalian terima, terdapat harapan, keringat, dan doa rakyat Indonesia. Karena itu, teruslah maju, tekun menuntut ilmu, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri untuk menjalankan profesi serta pengabdian di masa depan," ucap Kuncoro Giri Waseso.
Sementara Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan program ini merupakan upaya Baznas untuk menjaga keberlangsungan pendidikan dan mencetak generasi unggul, berakhlak, serta berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045.
"Tahun 2026 Baznas menargetkan 300 mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Timur Tengah dari seluruh provinsi di Indonesia. Untuk pelaksanaan program BCB Timur Tengah 2026, Baznas menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp8.162.500.000 untuk jangka waktu dua tahun atau 24 bulan," katanya.
Baca juga: MUI-Baznas undang ulama timur tengah lakukan safari dakwah Ramadhan
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Sean Filo Muhamad
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira