Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene menyebut pentingnya penguatan penanganan stunting lewat program-program yang konsisten dan berdampak pada masyarakat, sehingga dapat mencapai target penurunan stunting nasional yang telah ditetapkan.
"Materi mengenai stunting bukanlah hal baru bagi banyak pihak. Namun, pemahaman tersebut perlu diikuti dengan pelaksanaan program yang konsisten dan berdampak, mulai dari edukasi gizi dan kesehatan reproduksi bagi remaja dan calon pengantin," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Dalam fasilitasi teknis Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Desa Rumoong Bawah, Kecamatan Rumoong Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (26/10), Felly mengemukakan pentingnya langkah-langkah pencegahan stunting yang dilakukan secara menyeluruh.
"Mulai dari edukasi gizi dan kesehatan reproduksi bagi remaja dan calon pengantin, pemeriksaan kehamilan, pemenuhan gizi ibu dan anak, hingga pemantauan tumbuh kembang balita," ujar dia.
Baca juga: Komisi IX DPR RI minta BGN konsisten tetapkan target penerima MBG
Ia juga menekankan pentingnya para kader menyampaikan edukasi tentang 13 langkah cegah stunting kepada keluarga, pemahaman tentang delapan fungsi keluarga, serta peran keluarga dalam pengasuhan sebagai bagian penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Rekayasa Sosial Keluarga, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Purnomo Sucipto menegaskan bahwa penurunan stunting merupakan salah satu program penting yang memerlukan dukungan berbagai pihak.
"Penanganan stunting perlu mengedepankan efektivitas serta efisiensi dalam mendorong pelaksanaan program," katanya.
Baca juga: Wamendukbangga dukung akses sanitasi layak cegah stunting dari rumah
Sedangkan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, dr. Jeanny Yola Winokan, mengapresiasi bantuan nutrisi yang diberikan Felly di Sulawesi Utara, yang mencapai Rp100,5 juta.
Khusus di Minahasa Selatan, bantuan senilai Rp24 juta menjangkau 80 penerima yang tersebar di 17 kecamatan. Jeanny menegaskan, keterlibatan Felly sebagai orang tua asuh dalam program Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (Genting) merupakan bentuk kepedulian nyata yang membantu keluarga berisiko stunting memenuhi kebutuhan gizi dan mendukung tumbuh kembang anak.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung upaya pencegahan dan penurunan stunting. Upaya tersebut tidak cukup hanya melalui penyampaian informasi, tetapi juga perlu diwujudkan melalui pendampingan keluarga, pemenuhan gizi, pengasuhan yang tepat, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.
Melalui komitmen bersama dan dukungan yang tepat sasaran, Indonesia diharapkan mampu mempercepat penurunan stunting sekaligus mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Baca juga: Wamenkes jadikan penanganan stunting di Gianyar Bali rujukan nasional
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Lintang Budiyanti Prameswari
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira