Jakarta (ANTARA) - Bayam matang dapat menjadi salah satu pilihan makanan untuk membantu menjaga tekanan darah karena mengandung kalium, magnesium, dan nitrat, serta memiliki kadar natrium yang rendah.

Dokter spesialis jantung di Loyola Medicine, Subir Bipin Shah, DO, dalam laman EatingWell pada Jumat (30/10), mengatakan bayam matang memiliki kadar natrium yang rendah sehingga dapat menjadi alternatif makanan pendamping yang tinggi garam.

Satu cangkir bayam matang mengandung sekitar 126 miligram natrium atau lima persen dari kebutuhan harian. Shah menyarankan masyarakat memilih bayam segar atau beku dibandingkan bayam kalengan karena produk kalengan umumnya mengandung lebih banyak natrium.

Baca juga: Bayam miliki manfaat perpanjang usia hingga lindungi otak

Selain rendah natrium, bayam matang juga mengandung sekitar 839 miligram kalium per cangkir atau sekitar 25 persen dari kebutuhan harian.

Dokter spesialis jantung sekaligus profesor madya kedokteran di University of South Florida, Bibhu Mohanty, MD, menjelaskan bahwa kalium membantu merelaksasi otot polos yang melapisi pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Mineral tersebut juga membantu tubuh membuang kelebihan natrium melalui urine.

Selain kalium, bayam mengandung nitrat alami yang dapat diubah oleh tubuh menjadi oksida nitrat. Senyawa tersebut membantu melebarkan pembuluh darah sehingga berpotensi mendukung penurunan tekanan darah.

Baca juga: Manfaat bayam ungu untuk kesehatan tubuh Anda

Bayam matang juga menyediakan sekitar 157 miligram magnesium per cangkir atau 37 persen dari kebutuhan harian. Mineral ini turut berperan dalam menjaga fungsi otot dan kesehatan kardiovaskular.

Meski demikian, konsumsi bayam perlu diperhatikan oleh orang dengan kondisi kesehatan tertentu, terutama penyakit ginjal kronis. Dokter spesialis jantung di Manhattan Cardiology, Amit Blumfield, MD, mengingatkan bahwa asupan kalium yang tinggi dapat menjadi perhatian bagi kelompok tersebut.

Baca juga: Bayam untuk tangkal diabetes hingga jaga tekanan darah

Konsumsi bayam juga tidak dapat menggantikan pengobatan hipertensi. Masyarakat tetap perlu menjaga tekanan darah melalui pola makan rendah natrium, aktivitas fisik teratur, tidur yang cukup, serta pemeriksaan tekanan darah secara berkala.

Pola makan DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) dan pola makan Mediterania juga dapat menjadi pilihan untuk mendukung kesehatan jantung.

Baca juga: Manfaat bayam untuk beri energi hingga tangkal kanker

Baca juga: Cegah kanker hingga mengobati asma adalah manfaat bayam merah

Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Farika Nur Khotimah

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira