Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat koordinasi dengan sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan orang tua pada pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bulan November 2026 agar target cakupan imunisasi bisa mencapai target 90 persen.

"Melalui penguatan koordinasi dengan sekolah, fasyankes, dan dukungan orang tua, diharapkan cakupan imunisasi dapat terus ditingkatkan sehingga mencapai target yang telah ditetapkan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Sri Puji Wahyuni saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Sri mengatakan pelaksanaan BIAS pada November 2026 difokuskan pada optimalisasi cakupan imunisasi anak usia sekolah, termasuk menjangkau anak yang belum mendapatkan imunisasi pada pelaksanaan sebelumnya.

BIAS dilakukan pada bulan Agustus dan November. Adapun berdasarkan jadwal, pada November nanti, dilakukan pemberian vaksin Diphtheria Tetanus (DT) untuk anak kelas 1 SD, dan Tetanus Diphtheria (Td) untuk kelas 2 dan 5 SD.

Sementara pada Agustus lalu, BIAS 2026 fokus pada pemberian vaksin vaksin Measles Rubella (MR) pada anak kelas 1 SD untuk mencegah campak dan rubela dan vaksin Human Papillomavirus (HPV) pada anak kelas 5 SD untuk mencegah kanker serviks.

Sri mengatakan capaian pemberian vaksin MR pada anak kelas 1 SD sekitar 88,98 persen, sementara vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebesar 89,02 persen.

"MR (kelas 1 SD) 124.035 anak (88,98 persen). HPV (kelas 5 SD) 59.230 anak (89,02 persen). Dengan target cakupan sebesar 90 persen, capaian kedua jenis imunisasi tersebut masih perlu ditingkatkan," kata dia.

Baca juga: DKI terus tingkatkan cakupan imunisasi anak agar capai 90 persen

Baca juga: Dinkes DKI ajak orang tua lengkapi imunisasi anak lewat BIAS 2026

Baca juga: Kemenkes ajak sekolah perkuat perlindungan kesehatan anak lewat BIAS

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Lia Wanadriani Santosa

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira