Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pihaknya akan menambah fasilitas kamera pengawas atau Closed-Circuit Television (CCTV) di kawasan rawan tawuran dan peredaran narkoba di Jakarta.

Rencana itu dia sampaikan menanggapi permintaan Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprioritaskan pemasangan CCTV di sejumlah titik rawan kejahatan di ibu kota.

"Tanpa menjawab panjang, apa yang menjadi usulan dari anggota DPRD untuk menambah fasilitas CCTV di tempat yang rawan, terutama narkoba dan sebagainya (akan ditindaklanjuti),” kata Pramono di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat.

Terlebih, dia menyebutkan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Suyudi Ario Seto telah menyatakan perang terhadap narkoba.

Baca juga: DPRD DKI rekomendasikan Dishub gunakan CCTV berbasis AI awasi parkir

Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan dukungan sepenuhnya untuk memberantas narkoba di ibu kota.

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua meminta agar Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta memprioritaskan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik rawan kejahatan di Jakarta. Penambahan CCTV itu dinilai penting untuk mencegah tawuran serta peredaran narkoba.

Inggard mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar memanfaatkan kembali anggaran hasil efisiensi pengadaan CCTV untuk memperluas jangkauan pengawasan.

Menurut dia, masih banyak wilayah yang membutuhkan fasilitas pemantauan untuk meningkatkan keamanan masyarakat.

Inggard berharap anggaran hasil efisiensi tersebut dapat segera dialokasikan untuk menambah titik pemasangan CCTV. Ia juga menagih janji Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait pemasangan CCTV di Jakarta segera direalisasikan.

Baca juga: Dishub luncurkan CCTV Jakarta Takeover, beri edukasi di simpang jalan

Baca juga: Pemprov DKI: CCTV di kawasan Bundaran HI berfungsi normal

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Lifia Mawaddah Putri

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira