Jakarta (ANTARA) - Petenis Serbia Novak Djokovic tersingkir dari turnamen Paris Masters 2026 setelah kalah dari petenis Australia Rinky Hijikata pada babak kedua, sekaligus mengakhiri peluangnya tampil pada turnamen penutup musim ATP Finals tahun ini.
"Saya jelas kecewa karena kalah dalam pertandingan yang saya rasa mampu saya dominasi selama satu set dan beberapa gim. Namun, setelah itu dia meningkatkan permainannya," kata Djokovic dikutip dari ATP, Kamis.
Kekalahan dengan skor 2-6, 6-3, 6-3 dalam pertandingan berdurasi dua jam 13 menit itu membuat Djokovic gagal memenuhi syarat untuk menjaga peluang lolos ke ATP Finals melalui klasemen ATP Live Race to Turin.
Djokovic, yang telah tujuh kali menjuarai Paris Masters, sebenarnya tampil dominan pada set pertama. Namun, Hijikata mampu bangkit pada dua set berikutnya dengan meningkatkan intensitas serangan dan mengganggu ritme permainan petenis Serbia tersebut.
Djokovic mengakui penampilannya menurun pada set kedua, terutama dalam hal servis, sementara lawannya tampil lebih konsisten dan mampu meminimalkan kesalahan.
"Saya tidak melakukan servis sebaik sebelumnya pada set kedua. Dia bermain luar biasa, tidak banyak melakukan kesalahan dan mampu menjaga bola tetap rendah. Itu merupakan penampilan yang sangat bagus," ujar Djokovic.
Sebelum tersingkir, Djokovic membutuhkan hasil hingga semifinal Paris Masters untuk mempertahankan peluang tampil di ATP Finals. Namun, kekalahan tersebut memastikan petenis berusia 39 tahun itu tidak dapat melanjutkan persaingan menuju kejuaraan akhir musim tersebut.
Di sisi lain, Hijikata mencatatkan kemenangan penting dalam kariernya. Petenis peringkat ke-83 dunia itu untuk pertama kalinya mengalahkan Djokovic setelah kalah dalam dua pertemuan sebelumnya.
Kemenangan tersebut juga menjadi yang keempat bagi Hijikata atas petenis peringkat 20 besar dunia sepanjang kariernya. Menariknya, seluruh kemenangan tersebut diraih pada musim 2026.
Hijikata menjadi petenis dengan peringkat terendah yang mampu mengalahkan Djokovic sepanjang tahun ini. Ia memastikan kemenangan melalui permainan agresif, termasuk dengan mencatatkan 29 pukulan forehand winner sepanjang pertandingan.
"Saya berusaha menerapkan permainan sendiri semaksimal mungkin dan percaya diri pada momen-momen penting. Pekan ini saya mampu mempertahankan permainan dan tetap agresif," kata Hijikata.
Tersingkirnya Djokovic membuat persaingan memperebutkan dua tempat tersisa di ATP Finals semakin terbuka. Petenis Amerika Serikat Taylor Fritz yang menempati peringkat ke-11 dan Tommy Paul di posisi ke-13 masih berpeluang memperbaiki posisi dalam klasemen sementara Live Race.
Paris Masters menjadi kesempatan terakhir bagi para pesaing untuk mengamankan tiket menuju turnamen penutup musim tersebut.
Baca juga: Zverev debut No.1 dunia, Alcaraz bidik gelar perdana di Paris Masters
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Arindra Meodia
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira