Jakarta (ANTARA) - Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team Fabio Di Giannantonio atau kerap disapa Diggia mengakui ada masalah dengan bagian depan motornya saat tampil di MotoGP Malaysia yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Minggu.

"Itu adalah balapan yang sulit, saya tidak berharap untuk berjuang sampai sejauh ini, tapi kami memiliki masalah yang membuat kami merasa tidak nyaman dengan motor di bagian depan sejak awal. Namun, hari ini kami memberikan maksimal kami," kata Diggia dikutip dari laman Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Minggu.

Meski mengalami cukup banyak kesulitan namun Diggia akhirnya bisa finis di urutan kedelapan pada GP Malaysia atau berada di belakang Marc Marquez, Pedro Acosta, Alex Marquez, Ai Ogura, Enea Bastianini, Marco Bezzecchi, dan Luca Marini.

Baca juga: Diggia senang pengaturan bannya berhasil di latihan GP San Marino

Menilai hasil tersebut, Diggia mengaku bahwa apa yang diperolehnya sudah realistis mengingat kondisi pada motor dan persaingan dalam balapan yang sangat ketat dimulai sejak awal.

"Pokoknya, kami tahu bahwa ini akan menjadi perlombaan yang menantang dalam hal pengelolaan ban," imbuh pembalap asal Italia tersebut mengenai jalannya balapan GP Malaysia.

Diggia berharap kendalan di GP Malaysia nantinya sudah memperoleh sejumlah perbaikan kala tampil di GP Qatar yang berlangsung di Sirkuit Lusail pada 6-8 November mendatang.

"Sekarang kami harus menganalisa dan memahami kondisi motor kami, agar pergi ke balapan berikutnya dengan percaya diri," ungkap Diggia.

Baca juga: Marc Marquez tercepat di MotoGP Malaysia 2026

Baca juga: Yamaha mundur dari MotoGP Qatar

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Fajar Satriyo

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira