Jakarta (ANTARA) - Dewan Pers hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM menyantuni atau menyerahkan tali asih kepada perwakilan keluarga lima jurnalis peliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Teman kami yang melakukan peliputan, yaitu Mas Bagus, Mas Arie Basuki, Mas Yudistiro Pranoto, Mas Firman Daus, dan Mas Donal Husni. Semoga keluarga mereka senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Anggota Dewan Pers Maha Eka Swasta di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu.

Sementara itu, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengatakan KDM memberikan Rp50 juta kepada tiap perwakilan keluarga lima jurnalis tersebut.

“Terima kasih kepada Kang Dedi atas perhatiannya yang menambahkan kepada para pejuang pers yang belum ditemukan, yakni masing-masing Rp50 juta,” kata Komaruddin.

Sementara itu, Desi Purnama Sari selaku istri M. Bagus Khoirunnas mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tidak melupakan musibah yang menimpa suaminya.

“Meski kejadian itu telah terjadi pada 7 September lalu, tetapi semua orang tidak pernah melupakan kejadian itu, dan hingga detik ini pun masih ada penghargaan yang terus berdatangan kepada kami para jurnalis,” kata Desi.

Ia kemudian berterima kasih kepada Dewan Pers dan jajaran pemerintah yang terus memberikan dukungan kepada keluarga lima jurnalis.

“Ini adalah bentuk kepedulian, dukungan, dan rasa kekeluargaan yang terus hadir untuk mendukung kami agar kami para keluarga juga mampu untuk menjalani hidup ke depannya,” katanya.

Di sisi lain, dia meminta doa dari masyarakat agar lima jurnalis dapat ditemukan dan kembali ke keluarganya masing-masing.

“Saya juga sangat memohon dan berharap agar semua yang ada di sini, dan teman-teman di mana pun berada, tolong selalu doakan suami-suami kami agar dapat kembali dalam keadaan apa pun,” ujarnya.

Sebelumnya, lima jurnalis dan tiga awak kapal hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026.

Mereka di antaranya adalah Bagus dari Perum LKBN ANTARA, Arie dari Merdeka, Yudistiro dari iNews, Firman dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis foto lepas.

Baca juga: Polisi cocokkan data DNA jurnalis hilang dengan jenazah di Enggano

Baca juga: ANTARA apresiasi tali asih jurnalis-ABK yang hilang di Selat Sunda

Baca juga: Hoaks! Video lima jurnalis yang hilang saat meliput Anak Krakatau ditemukan

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Rio Feisal

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira