Purbalingga (ANTARA) - Dewan Energi Nasional (DEN) mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai bagian dari diversifikasi sumber energi untuk memperkuat keandalan pasokan listrik nasional di tengah risiko gangguan produksi dan distribusi energi.

Anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan Unggul Priyanto di Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa, mengatakan ketergantungan terhadap satu jenis sumber energi dapat meningkatkan kerentanan sistem kelistrikan, terutama ketika kondisi cuaca memengaruhi ketersediaan bahan bakar maupun produksi listrik.

"Memang tidak ada satu sumber energi yang bisa berdiri sendiri. Semua saling membutuhkan," katanya setelah pembukaan Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional yang digelar DEN bekerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto di Fakultas Teknik Unsoed, Blater, Kabupaten Purbalingga.

Ia mencontohkan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang produksinya dapat menurun ketika kemarau menyebabkan debit air berkurang.

Sementara itu, pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di sejumlah daerah juga dapat terganggu akibat kondisi sungai yang memengaruhi pengangkutan.

Menurut dia, pengembangan PLTS dapat membantu memperluas sumber pasokan listrik sehingga sistem kelistrikan tidak sepenuhnya bergantung pada pembangkit berbahan bakar fosil atau sumber energi yang dipengaruhi kondisi hidrologi.

Ia mengatakan rencana pengembangan PLTS berkapasitas 100 gigawatt yang telah diarahkan pemerintah menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan pemanfaatan energi nonfosil.

Meskipun demikian, ia mengingatkan pembangkit listrik tenaga surya memiliki keterbatasan karena produksinya bergantung pada sinar matahari dan tidak berlangsung pada malam hari.

Oleh karena itu, pengembangan PLTS perlu disertai pengelolaan sistem kelistrikan yang mampu mengintegrasikan berbagai sumber energi, termasuk tenaga air dan pembangkit berbahan bakar fosil.

Ia menegaskan diversifikasi energi diperlukan untuk meningkatkan ketahanan sistem kelistrikan sekaligus mendukung keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat dan sektor industri.

“DEN berperan dalam perencanaan dan pengawasan kebijakan energi nasional, termasuk memberikan rekomendasi terkait arah pengembangan sumber energi di Indonesia,” kata Unggul.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Sumarwoto

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira