Danantara ingin kerja sama yang akan terjalin sejalan dengan upaya peningkatan dan optimalisasi aset badan usaha milik negara (BUMN).
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyiapkan daftar proyek yang dapat dikerjasamakan dengan Amerika Serikat (AS) menjelang Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Miami, kata CEO Danantara Rosan Roeslani, di Jakarta, Selasa.
Rosan, yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, menyampaikan hal itu seusai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta yang membahas penyempurnaan sejumlah program prioritas serta optimalisasi anggaran.
Menurut Rosan, daftar proyek itu masih disusun. Danantara ingin kerja sama yang akan terjalin sejalan dengan upaya peningkatan dan optimalisasi aset badan usaha milik negara (BUMN).
Ia menjelaskan pembicaraan dengan Amerika Serikat akan berlanjut di G20 Miami. Selain itu, ada rencana forum bersama Milken Institute yang turut melibatkan sejumlah investor besar.
AS menjadi tuan rumah KTT G20 tahun ini, yang merupakan pertama kalinya dalam hampir dua dekade. Pertemuan puncak forum tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14-15 Desember 2026.
Rosan juga memperbarui laporan soal proyek pembangunan Danantara di Arab Saudi. Arsitek proyek tersebut dijadwalkan datang ke Indonesia untuk memaparkan rencananya secara komprehensif, mengingat peletakan batu pertama direncanakan pada Desember.
Proyek di Arab Saudi yang selama ini dikawal Danantara adalah Kampung Haji Indonesia di Mekkah. Kawasan itu berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram dan dirancang terhubung melalui terowongan, dengan 13 tower yang akan dibangun di atas lahan 4,4 hektare.
Baca juga: COO Danantara laporkan perkembangan kredit Himbara ke Presiden
Baca juga: Danantara rencanakan mulai bangun Kampung Haji di Mekkah pada Desember
Pewarta: Aditya Ramadhan, Fathur Rochman
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Aditya Ramadhan, Fathur Rochman
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira