Jakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mengandalkan penguatan badan usaha milik negara (BUMN) serta industri berbasis teknologi untuk memacu transformasi ekonomi nasional.

Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria, dalam keterangan pers yang dikutip di Jakarta, Rabu, menjelaskan transformasi BUMN menjadi salah satu fondasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Menurutnya, Danantara menjalankan peta jalan transformasi lima tahun yang mencakup konsolidasi dan restrukturisasi perusahaan, penguatan sumber daya manusia dan budaya korporasi, pengembangan teknologi, hingga penciptaan nilai.

"Melalui konsolidasi, restrukturisasi, penguatan sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi, kami ingin meningkatkan kinerja perusahaan sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian Indonesia," kata Dony.

Transformasi tersebut, lanjut dia, diterapkan antara lain pada sektor bandara melalui peningkatan pengalaman penumpang dan pengembangan pendapatan nonaeronautika.

Dony menyebut Danantara juga mengandalkan kemampuan BUMN dalam memperkuat kinerja dan menghasilkan keuntungan yang dapat diinvestasikan kembali.

Dari sisi pengembangan industri, Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa mengatakan inovasi dan teknologi menjadi faktor krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sigit mengatakan strategi tersebut membutuhkan penguatan kapabilitas industri domestik agar mampu menghasilkan produk dengan nilai tambah lebih tinggi dan bersaing di pasar global.

"Kita perlu meningkatkan kemampuan industri, mulai dari desain, riset dan pengembangan, hingga produksi massal, sehingga Indonesia dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar. Kami mengembangkan proyek-proyek di sejumlah klaster industri prioritas untuk memperkuat kapasitas nasional dan membangun industri yang lebih kompetitif," kata Sigit.

Sigit menuturkan strategi peningkatan industri bertumpu pada tiga prinsip, yaitu meningkatkan kompleksitas industri, memperdalam kapabilitas domestik, serta membangun skala usaha yang mampu bersaing secara global.

Baca juga: Danantara utamakan imbal hasil dan dampak strategis investasi

Baca juga: Danantara optimalkan peran KDKMP untuk distribusi kebutuhan pokok

Baca juga: Danantara membidik investasi 20-30 miliar dolar AS dalam tiga tahun

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Imamatul Silfia

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira