ANTARA - Organisasi kebijakan kesehatan Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) mendorong pemerintah menerapkan cukai minuman berpemanis dalam kemasan sebagai bagian dari kebijakan pangan sehat. Dalam diskusi di Semarang, Selasa (27/10), CISDI juga menekankan pentingnya label peringatan pada bagian depan kemasan dan pembatasan pemasaran produk tinggi gula, garam, dan lemak. Studi CISDI pada 2024 memperkirakan penerapan cukai tersebut berpotensi menghemat biaya pengobatan diabetes tipe 2 sebesar Rp24,9 triliun. (Fx. Suryo Wicaksono/Satrio Giri Marwanto/Arsy Fitriady)
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Satrio Giri Marwanto
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira