Jakarta (ANTARA) - Ponsel pintar menyimpan berbagai informasi pribadi, mulai dari percakapan, foto, lokasi, hingga akses ke rekening dan layanan keuangan. Karena itu, keamanan HP perlu diperhatikan agar data pribadi tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah penyadapan atau pemasangan perangkat lunak mata-mata (spyware) tanpa persetujuan pemilik. Aplikasi semacam ini dapat digunakan untuk memantau aktivitas ponsel, mengakses informasi tertentu, bahkan mengumpulkan data pribadi secara diam-diam.
Namun, HP yang tiba-tiba panas, baterainya cepat habis, atau penggunaan datanya meningkat belum tentu sedang disadap. Gejala tersebut juga dapat disebabkan oleh aplikasi yang berjalan di latar belakang, kondisi baterai, atau gangguan perangkat lunak.
Lantas, bagaimana cara mengetahui HP disadap tanpa sepengetahuan pemiliknya? Ada sejumlah tanda dan pengaturan yang dapat diperiksa untuk mengenali aktivitas mencurigakan.
Tanda HP mungkin disadap atau dipantau
Penyadapan melalui aplikasi mata-mata atau spyware dapat membuat pihak lain memantau lokasi, membaca pesan, melihat foto, hingga mengakses mikrofon. Salah satu bentuknya adalah stalkerware, yakni perangkat lunak yang dipasang untuk memantau aktivitas seseorang tanpa sepengetahuannya.
Federal Trade Commission (FTC) Amerika Serikat menjelaskan bahwa aplikasi semacam ini dapat disembunyikan menggunakan nama yang menyerupai layanan sistem agar tidak mudah dikenali pemilik perangkat.
Karena itu, pemeriksaan sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu gejala, tetapi melihat beberapa aktivitas yang tidak wajar sekaligus.
1. Baterai lebih cepat habis dari biasanya
Baterai yang mendadak boros dapat menjadi salah satu tanda aktivitas aplikasi di latar belakang. Perangkat lunak pemantau yang terus mengumpulkan dan mengirimkan data berpotensi menggunakan daya lebih banyak.
Namun, kondisi ini tidak otomatis membuktikan HP disadap. Baterai yang sudah menurun kualitasnya, aplikasi yang berat, sinyal jaringan lemah, atau pembaruan sistem juga dapat menyebabkan konsumsi daya meningkat.
Baca juga: Pakar imbau masyarakat waspadai pemerasan dari jasa sadap "WA"
2. HP panas meski tidak digunakan
Ponsel yang terasa hangat ketika menjalankan gim, merekam video, atau mengisi daya merupakan hal yang umum. Sebaliknya, perangkat yang sering panas saat tidak digunakan patut diperiksa, terutama jika disertai baterai cepat habis dan penggunaan data yang meningkat.
Aktivitas aplikasi di latar belakang dapat menjadi salah satu penyebabnya. Periksa aplikasi yang menggunakan daya paling besar melalui menu pengaturan baterai.
3. Penggunaan data internet meningkat tanpa alasan jelas
Spyware tertentu mengirimkan informasi dari perangkat ke pihak lain melalui jaringan internet. Aktivitas tersebut berpotensi meningkatkan penggunaan data seluler.
Periksa statistik pemakaian data dan lihat aplikasi yang paling banyak mengonsumsi internet. Jika terdapat aplikasi tidak dikenal yang menggunakan data dalam jumlah besar, telusuri fungsi dan izin aksesnya sebelum mengambil tindakan.
4. Muncul aplikasi yang tidak pernah dipasang
Periksa daftar aplikasi di HP dan cari program yang tidak dikenal atau tidak diingat pernah dipasang. Beberapa aplikasi pemantau dapat menggunakan nama umum yang menyerupai layanan perangkat agar terlihat seperti aplikasi bawaan.
Meski demikian, jangan langsung menghapus aplikasi sistem hanya karena namanya tidak familiar. Pastikan terlebih dahulu fungsi aplikasi tersebut melalui informasi perangkat atau bantuan resmi produsen.
5. Kamera atau mikrofon aktif tanpa diketahui
Ponsel modern memiliki indikator privasi yang memberi tahu pengguna ketika kamera atau mikrofon sedang digunakan.
Pada iPhone, indikator berwarna hijau menunjukkan kamera sedang digunakan, sedangkan indikator oranye menandakan mikrofon aktif. Pada Android 12 atau versi lebih baru, indikator kamera dan mikrofon juga ditampilkan ketika aplikasi mengakses sensor tersebut.
Jika indikator muncul tanpa aktivitas yang jelas, periksa aplikasi yang sedang menggunakan kamera atau mikrofon melalui pengaturan privasi. Indikator ini merupakan alat bantu pemeriksaan, bukan bukti tunggal bahwa perangkat telah disadap.
6. Ada perubahan pengaturan atau aktivitas akun
Perhatikan jika pengaturan keamanan berubah tanpa sepengetahuan pemilik, muncul perangkat asing yang masuk ke akun Google atau Apple, atau terdapat aktivitas login yang tidak dikenali.
Pemantauan tidak selalu dilakukan dengan memasang aplikasi di HP. Seseorang yang mengetahui kata sandi akun juga mungkin dapat mengakses informasi tertentu yang tersinkronisasi, seperti lokasi, foto, atau data lainnya.
Karena itu, pemeriksaan perlu mencakup keamanan akun yang terhubung dengan ponsel, bukan hanya aplikasi yang terpasang.
7. Orang lain mengetahui informasi pribadi yang tidak pernah dibagikan
Tanda lain yang patut diperhatikan adalah ketika seseorang mengetahui lokasi, isi percakapan, atau aktivitas digital yang seharusnya tidak diketahui olehnya.
Informasi tersebut mungkin diperoleh melalui akses fisik ke HP, akun yang digunakan bersama, fitur berbagi lokasi, atau aplikasi pemantau. Periksa seluruh kemungkinan sebelum menyimpulkan bahwa perangkat telah disadap.
Baca juga: Cara menyadap WhatsApp tanpa unduh aplikasi
Cara mengetahui HP disadap melalui pengaturan
Selain mengenali gejala, pemilik ponsel dapat melakukan pemeriksaan langsung melalui menu pengaturan. Langkahnya sedikit berbeda antara Android dan iPhone.
1. Periksa aplikasi yang terpasang di Android
Pengguna Android dapat memeriksa seluruh aplikasi yang terpasang melalui menu pengaturan.
Caranya sebagai berikut:
1. Buka menu Pengaturan atau Settings.
2. Pilih Aplikasi atau Apps.
3. Buka daftar seluruh aplikasi yang terpasang.
4. Periksa aplikasi yang tidak dikenal atau tidak pernah diunduh.
5. Pilih aplikasi mencurigakan untuk melihat izin dan penggunaan datanya.
Perhatikan pula aplikasi yang memiliki akses khusus, seperti administrator perangkat, aksesibilitas, dan kemampuan menampilkan informasi di atas aplikasi lain. Izin tersebut tidak selalu berbahaya, tetapi perlu diperiksa jika diberikan kepada aplikasi yang tidak jelas fungsinya.
2. Jalankan Google Play Protect
Google menyediakan fitur Google Play Protect untuk memeriksa aplikasi yang berpotensi membahayakan perangkat Android.
Cara menggunakannya sebagai berikut:
1. Buka aplikasi Google Play Store.
2. Ketuk ikon profil di bagian kanan atas.
3. Pilih Play Protect.
4. Tekan tombol Pindai atau Scan.
5. Tunggu hingga proses pemeriksaan selesai.
6. Ikuti rekomendasi jika ditemukan aplikasi berbahaya.
Google menjelaskan bahwa Play Protect memeriksa aplikasi dari Play Store maupun sumber lain. Fitur ini juga dapat memberikan peringatan dan menonaktifkan atau menghapus aplikasi berbahaya yang terdeteksi. Namun, hasil pemindaian yang bersih tidak menjamin perangkat sepenuhnya bebas dari semua bentuk spyware.
3. Periksa izin aplikasi di Android
Pengguna juga perlu memeriksa aplikasi yang memiliki akses ke kamera, mikrofon, lokasi, kontak, dan pesan.
Langkah umumnya sebagai berikut:
1. Buka Pengaturan.
2. Pilih Keamanan dan Privasi atau Privasi.
3. Masuk ke Pengelola Izin atau Permission Manager.
4. Pilih jenis izin yang ingin diperiksa, seperti kamera, mikrofon, dan lokasi.
5. Periksa aplikasi yang memiliki akses.
6. Cabut izin aplikasi yang tidak membutuhkannya.
Nama dan posisi menu dapat berbeda tergantung merek HP serta versi Android. Jika aplikasi senter, kalkulator, atau aplikasi sederhana lainnya meminta akses yang tidak relevan dengan fungsinya, pengguna perlu memeriksa alasan pemberian izin tersebut.
4. Periksa fitur Safety Check di iPhone
Pengguna iPhone dengan iOS 16 atau versi lebih baru dapat memanfaatkan fitur Safety Check untuk meninjau akses informasi dan berbagi data.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Buka Settings.
2. Pilih Privacy & Security.
3. Ketuk Safety Check.
4. Pilih Manage Sharing & Access untuk meninjau orang dan aplikasi yang memiliki akses.
5. Periksa perangkat yang terhubung dengan Apple Account.
6. Tinjau izin aplikasi dan informasi yang dibagikan.
Apple juga menyediakan fitur Emergency Reset untuk menghentikan berbagi informasi secara cepat. Namun, gunakan fitur tersebut dengan mempertimbangkan situasi keamanan, terutama jika ada kemungkinan pihak lain memantau aktivitas perangkat.
Baca juga: 5 aplikasi pengawasan anak di dunia digital, orangtua harus tahu
Apa yang harus dilakukan jika HP diduga disadap?
Jika menemukan aktivitas mencurigakan, jangan langsung panik atau menghapus semua aplikasi. Lakukan pemeriksaan secara bertahap agar data penting tetap aman.
1. Ganti kata sandi akun penting
Gunakan perangkat lain yang dipastikan aman untuk mengganti kata sandi akun Google, Apple, email, dan layanan keuangan. Aktifkan autentikasi dua faktor jika tersedia.
2. Periksa perangkat yang terhubung ke akun
Keluar dari sesi atau perangkat yang tidak dikenal melalui pengaturan keamanan akun masing-masing.
3. Cabut izin aplikasi mencurigakan
Periksa akses kamera, mikrofon, lokasi, kontak, dan fitur administrator perangkat. Hapus aplikasi yang terbukti berbahaya setelah memastikan tidak ada risiko keamanan lain.
4. Perbarui sistem operasi
Pasang pembaruan resmi Android atau iOS serta aplikasi untuk mendapatkan perbaikan keamanan terbaru.
5. Gunakan pemindaian keamanan
Pada Android, jalankan Google Play Protect. Jika masalah belum teratasi, pertimbangkan bantuan teknisi atau layanan keamanan perangkat tepercaya.
6. Pertimbangkan reset pabrik
Jika perangkat terindikasi terinfeksi dan langkah lain tidak berhasil, pengaturan ulang ke kondisi pabrik dapat menjadi pilihan. Cadangkan data penting secara hati-hati dan hindari memulihkan aplikasi mencurigakan dari cadangan lama.
FTC mengingatkan bahwa jika seseorang yang dikenal diduga memasang aplikasi pemantau, seperti pasangan atau mantan pasangan, menghapus aplikasi secara tiba-tiba dapat membuat orang tersebut mengetahui bahwa pemantauan telah dihentikan.
Dalam situasi yang berisiko, gunakan perangkat lain yang aman untuk mencari bantuan dan menyusun langkah perlindungan terlebih dahulu.
Baca juga: Cara mendeteksi ponsel yang disadap
Apakah kode rahasia yang bisa mengetahui HP disadap?
Sebagian pengguna internet menyarankan kode seperti *#21# atau *#62# untuk mengetahui apakah HP sedang disadap. Informasi tersebut perlu dipahami dengan benar agar tidak menimbulkan kesimpulan keliru.
Kode tersebut berkaitan dengan pemeriksaan status pengalihan panggilan pada jaringan seluler tertentu, bukan alat untuk mendeteksi seluruh jenis penyadapan atau spyware.
Jika ditemukan nomor pengalihan, hal itu juga belum tentu berarti HP disadap. Pengalihan dapat diaktifkan secara sah, misalnya untuk meneruskan panggilan ketika nomor tidak dapat dihubungi.
Dengan demikian, tidak ada satu kode universal yang dapat memastikan HP bebas atau sedang disadap. Pemeriksaan aplikasi, izin akses, aktivitas akun, dan keamanan perangkat jauh lebih relevan untuk mengenali kemungkinan pemantauan.
Mengetahui HP disadap tanpa sepengetahuan pemiliknya membutuhkan pemeriksaan lebih dari sekadar melihat kondisi baterai atau suhu perangkat. Aplikasi asing, penggunaan data yang tidak wajar, akses kamera dan mikrofon, serta aktivitas akun yang tidak dikenal dapat menjadi petunjuk yang perlu ditelusuri.
Meski demikian, tanda-tanda tersebut bukan bukti pasti adanya penyadapan. Pemilik HP sebaiknya memeriksa pengaturan keamanan, menggunakan fitur pemindaian resmi, memperbarui sistem, dan menjaga kata sandi akun agar tidak mudah diakses orang lain.
Baca juga: Benarkah kamera HP bisa disadap? Ini ciri dan cara mencegahnya
Baca juga: Selain Presiden, LSP diduga sadap menteri hingga media sejak 2025
Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · M. Hilal Eka Saputra Harahap
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira