Semarang, Jawa Tengah (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Semarang memastikan kesiapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk mendukung penyaluran bantuan pangan tahap tiga Oktober-Desember 2026 setelah tahap satu dan dua rampung seluruhnya.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Semarang Yudha Ajipribawa mengatakan penyaluran bantuan pangan tahap satu pada Februari hingga Maret 2026, sedangkan tahap kedua berlangsung Juli sampai September dengan mekanisme penyaluran sekaligus telah selesai 100 persen.

"Saat ini kami sedang menunggu untuk penugasan tahap tiga, memang kemarin sudah sempat dirilis, namun untuk angka kepastian penerima bantuan pangan ini kami sedang menunggu dari pusat untuk breakdown per wilayahnya," kata Yudha di Semarang, Jawa Tengah, Jumat.

Bulog Semarang menyatakan ketersediaan stok beras pemerintah tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan apabila penugasan tahap tiga ditetapkan.

Menurut Yudha, bantuan pangan tahap tiga masih menunggu kepastian penugasan pemerintah pusat terkait jumlah penerima bantuan pangan dan pembagian alokasi setiap wilayah.

Bulog Semarang mencatat stok CBP yang tersedia saat ini mencapai sekitar 81.600 ton untuk mendukung berbagai program pemerintah. Stok tersebut dipersiapkan untuk menjaga kelancaran distribusi apabila terdapat penugasan lanjutan termasuk program bantuan pangan tahap berikutnya.

Pada penyaluran sebelumnya, bantuan pangan di wilayah kerja Bulog Semarang mencapai sekitar 22.600 ton untuk memenuhi kebutuhan penerima bantuan pangan setiap tahap baik satu maupun dua.

Alokasi bantuan pangan tersebut diberikan selama tiga bulan dengan setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan, sesuai mekanisme penyaluran pemerintah.

"Jadi setiap bulan alokasinya seperti itu, satu PBP menerima 10 kg per bulan," bebernya.

Baca juga: Zulhas pastikan bantuan pangan alokasi Oktober-Desember dipercepat

Baca juga: Pemerintah salurkan bantuan beras untuk 33,2 juta penerima

Yudha mengatakan ketersediaan stok yang dimiliki memungkinkan Bulog Semarang mendukung kebutuhan masyarakat apabila jumlah penerima tahap berikutnya ditetapkan.

Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah dilakukan secara terencana agar stok tetap tersedia untuk mendukung bantuan pangan dan kebutuhan stabilisasi pangan masyarakat.

"Jadi dengan perkiraan apabila nanti ada turun lagi perizinan yang untuk jumlah PBP yang sama dengan yang sudah dua periode berturut-turut enam bulan terakhir ini, stok kami bisa bertahan sampai dengan Februari atau Maret ke depan," ucapnya.

Bulog Semarang terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok serta kesiapan distribusi sebagai langkah menghadapi berbagai penugasan pemerintah di bidang pangan.

Menurut Yudha, keberlanjutan pengelolaan stok menjadi bagian penting dalam memastikan program bantuan pangan berjalan tepat waktu dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bulog Kantor Cabang Semarang berkomitmen menjaga kesiapan Cadangan Beras Pemerintah guna mendukung ketahanan pangan dan pelaksanaan program bantuan pangan tahap selanjutnya sebagai bagian dari intervensi dalam menjaga stabilitas harga komoditas itu di pasaran.

Baca juga: Bulog bersama Menko Pangan luncurkan bantuan pangan di Asahan Sumut

Baca juga: BULOG dan DPR RI Luncurkan Bantuan Pangan Beras Tahap III, Pastikan Keberlanjutan Bantuan hingga Akhir 2026

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Muhammad Harianto

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira