Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa kondisi dan prospek bisnis manufaktur masih berada dalam fase ekspansi, dengan Indeks Kondisi dan Prospek Bisnis Industri Manufaktur (IKBM) triwulan III 2026 naik ke 52,75.

"Pada triwulan III 2026, IKBM tercatat sebesar 52,75, yang menunjukkan bahwa sektor industri manufaktur berada pada fase ekspansi dan menguat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M Edy Mahmud, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Menurut laporan BPS, IKBM pada triwulan III naik tipis 0,08 dibandingkan dengan indeks pada triwulan II 2026 sebesar 52,67.

Edy mengatakan IKBM di atas 50 menunjukkan sinyal ekspansi dan optimisme prospek bisnis bagi pelaku industri manufaktur.

Lebih lanjut, ia mengatakan komponen pembentuk indeks yang mengalami ekspansi di triwulan III 2026 adalah produksi, pesanan, stok, dan tenaga kerja.

"Secara komponen, produksi, pesanan, stok, dan tenaga kerja mengalami ekspansi, artinya kondisinya lebih baik dibandingkan dengan triwulan II," ujar Edy.

Pada triwulan III, komponen produksi tercatat 54,72 dan stok 51,08.

Sementara, komponen produksi dan tenaga kerja masing-masing berada di angka 55,04 dan 50,14.

"Sedangkan, komponen waktu kirim mengalami kontraksi di triwulan III 2026, yaitu 49,08. Artinya kondisi di triwulan III 2026 tidak lebih baik dibandingkan dengan triwulan II 2006 dari komponen waktu kirimnya," kata Edy.

Di sisi lain, BPS melaporkan perekonomian Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,47 persen (year-on-year/yoy) pada triwulan III 2026, dengan produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp3.633,2 triliun dan atas dasar harga berlaku (ADHB) Rp6.741,0 triliun.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III 2026 bila dibandingkan triwulan III 2025 atau secara tahunan sebesar 5,47 persen," kata Edy.

Baca juga: Industri pengolahan sumbang 1,20 persen dari pertumbuhan 5,47 persen

Baca juga: Airlangga nilai ekspansi PMI Manufaktur RI tunjukkan optimisme pasar

Baca juga: BPS: Ekonomi RI tumbuh 5,47 persen pada triwulan III 2026

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Arnidhya Nur Zhafira

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira