Nagoya, Jepang (ANTARA) - Tim boccia merebut emas ke-15 bagi Indonesia dengan mengalahkan wakil Thailand pada final nomor tim campuran BC1/BC2 di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu.

Tim Indonesia yang diperkuat Felix Ardi Yuda, Gischa Zayana, dan Muhamad Syafa menekuk Thailand yang diwakili Pirayat Chanyadi, Worawut Sangampa, dan Phakphum Linchum dengan skor 11-3.

Pada babak atau end pertama, Indonesia belum mampu mencetak poin dan tertinggal 0-1 dari Thailand.

Wakil Negeri Gajah Putih itu membuka keunggulan dengan satu poin dalam waktu 14 detik.

Indonesia kemudian bangkit pada end kedua dengan mencetak dua poin tanpa balasan. Tambahan tersebut membuat Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah Thailand gagal menambah angka.

Memasuki end ketiga, Indonesia semakin memperlihatkan dominasinya dengan menghasilkan tiga poin. Thailand kembali tidak mampu mencetak angka sehingga Indonesia memperlebar keunggulan menjadi 5-1.

Indonesia melanjutkan tren positif pada end keempat dengan kembali membukukan tiga poin. Keunggulan Indonesia pun bertambah menjadi 8-1, sekaligus menempatkan Thailand dalam tekanan untuk mengejar ketertinggalan.

Pada akhir kelima, Indonesia kembali menunjukkan ketajamannya dengan menambah tiga poin. Dengan demikian, Indonesia unggul jauh 11-1 dan semakin dekat untuk memastikan kemenangan atas Thailand.

Thailand berusaha memperkecil selisih angka pada end keenam dengan mencetak dua poin. Namun, tambahan tersebut tidak cukup untuk membendung keunggulan Indonesia yang telah mengumpulkan 11 poin.

Hingga akhir pertandingan, Indonesia memastikan kemenangan dengan skor 11-3. Hasil tersebut menunjukkan konsistensi permainan Indonesia setelah tertinggal pada awal laga.

Dengan kemenangan itu, boccia menutup perjuangan di Asian Para Games 2026 dengan meraih empat emas bagi kontingen Indonesia atau melampaui target awal satu emas.

Tiga emas lainnya diraih lebih dulu melalui kemenangan Handayani pada nomor individu putri BC1, Gisca Zayana pada nomor individu putri BC2, dan Felix Ardi Yudha pada nomor individu putri BC2.

Baca juga: Klasemen Asian Para Games 2026: Indonesia naik ke posisi delapan

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Aloysius Lewokeda

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira