Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) menilai, berlanjutnya surplus neraca perdagangan pada September 2026 positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (2/11), neraca perdagangan pada periode tersebut tercatat surplus sebesar 3,36 miliar dolar AS, melanjutkan surplus pada Agustus 2026 sebesar 3,55 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa ke depan, bank sentral terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas lain guna makin memperkuat ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Lebih rinci, surplus neraca perdagangan pada September 2026 bersumber dari berlanjutnya surplus neraca perdagangan nonmigas dan penurunan defisit neraca perdagangan migas.

Neraca perdagangan nonmigas pada September 2026 mencatat surplus sebesar 5,67 miliar dolar AS, didorong oleh peningkatan ekspor nonmigas menjadi sebesar 26,64 miliar dolar AS dari realisasi bulan sebelumnya sebesar 25,62 miliar dolar AS.

Kinerja positif ekspor nonmigas tersebut terutama didukung oleh ekspor berbasis sumber daya alam seperti lemak dan minyak hewani/nabati serta logam mulia dan perhiasan/permata maupun ekspor produk manufaktur seperti mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya serta besi dan baja.

Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor Indonesia.

Sementara itu, defisit neraca perdagangan migas menurun menjadi 2,32 miliar dolar AS pada September 2026 dari realisasi bulan sebelumnya sebesar 2,54 miliar dolar AS, sejalan dengan penurunan impor migas yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan ekspor migas.

Dengan perkembangan tersebut, neraca perdagangan Indonesia pada Januari-September 2026 mencatat surplus sebesar 10,61 miliar dolar AS.

Baca juga: Ekonom: Surplus dagang beri bantalan, impor investasi tetap kuat

Baca juga: Ekonom nilai industrialisasi berorientasi ekspor perkuat neraca dagang

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Rizka Khaerunnisa

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira