Sebanyak 129 porsi itu, untuk kelas 5 sebanyak 61 siswa dan 3 guru, sedangkan kelas 6 sebanyak 62 siswa dan 3 guru

Mataram (ANTARA) - Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melaksanakan uji coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menggunakan metode prasmanan tahap dua di SD Al Iqro Mataram menyasar 129 siswa kelas 5 dan kelas 6.

"Sebanyak 129 porsi itu, untuk kelas 5 sebanyak 61 siswa dan 3 guru, sedangkan kelas 6 sebanyak 62 siswa dan 3 guru," kata Korwil BGN Kota Mataram M Rizky Prasetyo di Mataram, Selasa.

Ia mengatakan pelaksanaan Program MBG sistem prasmanan tahap dua tersebut dijadwalkan berlangsung sampai 6 November 2026. Kegiatan uji coba MBG prasmanan di SD Al Iqro didistribusikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Mataram Selaparang Karang Baru 2.

Baca juga: BGN: Uji coba MBG prasmanan di Mataram tekan sisa makanan

Menurutnya, penerapan uji coba MBG prasmanan tersebut sudah melalui prosedur pengajuan dan verifikasi yang ketat dari tim pusat.

Dalam pelaksanaannya, SPPG terlebih dahulu mengajukan permohonan untuk melaksanakan MBG prasmanan ke pusat, kemudian diverifikasi oleh tim pusat guna memastikan kesiapan alat dan pemenuhan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

​Untuk wilayah Kota Mataram, khususnya Nusa Tenggara Barat, SD Al Iqro menjadi sekolah pertama yang menerapkan skema uji coba MBG prasmanan.

Selama pelaksanaan uji coba, katanya, SPPG wajib mengirimkan laporan monitoring dan evaluasi (monev) harian kepada pimpinan di pusat hingga 6 November 2026.

Baca juga: MBG prasmanan diuji coba di 66 SPPG di 10 provinsi

​Adapun sejumlah poin penting dalam standar keamanan dan operasional yang harus dijaga dalam penerapan MBG prasmanan antara lain pengendalian suhu dan waktu penyajian makanan, higienitas dan sanitasi, keamanan porsi makanan serta penyalurannya.

"Selain itu penggunaan pelabelan dan pemeriksaan sebelum penyaluran, penanganan cepat terhadap potensi ketidaksesuaian di lapangan," katanya.

Bagi sekolah lain di Kota Mataram yang berminat untuk menerapkan Program MBG dengan metode prasmanan, kata dia, pihak sekolah dapat langsung mengajukan permohonan bersurat kepada SPPG setempat.

"Selanjutnya, pihak SPPG akan meneruskannya ke tim pusat untuk proses verifikasi lanjutan," katanya.

Baca juga: Kepala BGN: MBG prasmanan bisa kurangi limbah makanan

Pewarta: Nirkomala
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Nirkomala

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira