Pemilihan SIPLah didasarkan pada tujuan kami melihat benchmarking cara yang sudah terbukti...jadi kami mengadopsi, meniru sesuatu yang memang sudah berjalan sudah baik di Kemendikdasmen, tinggal kami modifikasi sedikit

Jakarta (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui pemanfaatan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) guna memperkuat tata kelola pengadaan bahan pangan Program Makan Bergizi Gratis melalui Loka MBG.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan kerja sama tersebut meliputi pengadopsian sistem pengadaan yang telah diterapkan di lingkungan Kemendikdasmen melalui SIPLah, dengan menyesuaikan kebutuhan BGN dalam mengelola pengadaan bahan pangan untuk Program MBG melalui aplikasi marketplace Loka MBG yang direncanakan rilis pada Desember 2026.

“Pemilihan SIPLah didasarkan pada tujuan kami melihat benchmarking cara yang sudah terbukti, daripada ibaratnya kami mengarang-ngarang sesuatu yang belum pernah ada, jadi kami mengadopsi, meniru sesuatu yang memang sudah berjalan sudah baik di Kemendikdasmen, tinggal kami modifikasi sedikit,” kata Sudaryono usai mengikuti kegiatan Penandatangan Kerja Sama (PKS) tentang Dukungan Pengembangan Tata Kelola Belanja SPPG di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut ia menjelaskan BGN tengah menyiapkan aplikasi Loka MBG yang dilengkapi dengan sistem pemasok terverifikasi guna memastikan bahan pangan yang digunakan memenuhi standar kualitas dan keamanan.

Baca juga: Mendikdasmen apresiasi BGN perkuat standar penyajian-tata kelola MBG

Sudaryono menilai penguatan sistem tata kelola dalam pengadaan bahan pangan Program MBG sangat penting, mengingat program tersebut setiap harinya membutuhkan pengadaan bahan pangan dalam jumlah besar.

Di samping itu, kata dia, penguatan sistem tata kelola pengadaan bahan pangan Program MBG juga diperlukan guna menjaga keseimbangan harga sehingga tidak merugikan produsen maupun konsumen.

Pada kesempatan yang sama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti berharap kerja sama keduanya dapat meningkatkan kualitas layanan Program MBG agar tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan seluruh murid di Indonesia.

"Alhamdulillah, ini satu kerja sama yang sangat bagus dan mudah-mudahan dengan kerja sama ini pelayanan MBG semakin baik, tepat sasaran, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh murid di Indonesia," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Baca juga: BGN transformasi tata kelola melalui revolusi MBG 2.0

Ia mengatakan penguatan tata kelola MBG merupakan bagian dari upaya mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang ingin mewujudkan anak-anak Indonesia sehat dan memiliki semangat belajar.

Menurutnya, sejumlah penelitian sudah menunjukkan adanya korelasi positif antara pelaksanaan Program MBG dengan motivasi belajar, semangat belajar, serta kebugaran anak-anak.

"Sudah ada banyak penelitian kami yang menunjukkan korelasi positif antara MBG dengan motivasi, semangat belajar, dan juga kebugaran anak-anak kita," kata Mendikdasmen.

Karena itu pihaknya berharap program tersebut dapat terus berjalan optimal sehingga mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, sekaligus membantu menciptakan kondisi yang menunjang proses pembelajaran di sekolah.

Baca juga: Menko Pangan paparkan 4 langkah benahi MBG di dua tahun Prabowo-Gibran

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Hana Dewi Kinarina Kaban

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira