Jakarta (ANTARA) - Juara dunia kelas penjelajah (90,7 kg) versi World Boxing Association (WBA) dan World Boxing Organization (WBO) David Benavidez dan juara versi World Boxing Council (WBC) Michal Cieslak saling melontarkan pujian menjelang duel penyatuan gelar.

"Kedua petinju saling mengakui dan menyatakan kepercayaan diri menjelang pertemuan mereka," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Duel antara dua juara dunia itu akan berlangsung pada 5 Desember di Desert Diamond Arena, Arizona, Amerika Serikat.

Dalam konferensi pers, Benavidez berterima kasih kepada keluarganya atas dukungan mereka dan menekankan kerja keras timnya dalam mempersiapkannya.

Sambil mengakui bahaya yang ditimbulkan Cieslak, "The Mexican Monster" menegaskan bahwa tujuannya adalah untuk terus mengumpulkan gelar juara kelas penjelajah hingga ia menjadi juara tak terbantahkan.

Ia berbicara dengan penuh hormat tentang pemegang gelar asal Polandia tersebut, mengakui bahwa Cieslak meraih posisinya melalui kemampuan dan prestasinya.

Baca juga: Camila hadapi Brenda untuk pertahanan sabuk juara WBC keempat kali

Benavidez mengharapkan pertarungan yang sulit dan menyambut tantangan tersebut, menjelaskan bahwa lawan-lawan seperti Cieslak adalah penantang yang ia inginkan pada tahap karirnya saat ini.

Petinju tak terkalahkan dengan 32 kemenangan itu juga merefleksikan penampilannya melawan Gilberto "Zurdo" Ramirez, menggambarkannya sebagai penampilan terbaik dalam karirnya.

Benavidez mengatakan ia belum pernah merasa sekuat seperti saat ini dan percaya bahwa pengalaman yang ia peroleh di divisi yang lebih ringan telah memberinya bekal berharga di kelas penjelajah.

Sedangkan Cieslak yang bergabung dalam konferensi pers melalui panggilan video, mengungkapkan kegembiraan dan antusiasmenya untuk naik ke ring.

Ia mengatakan telah menghabiskan seluruh hidupnya mempersiapkan diri untuk kesempatan besar dan sedang mendorong dirinya hingga batas maksimal dalam latihan.

Cieslak mengakui kualitas Benavidez dan memuji penampilannya saat melawan Ramirez, sambil tetap percaya diri dengan kemampuannya sendiri.

Dengan membawa rekor 28 kemenangan dan dua kekalahan, ia yakin semangat juang mereka akan menghasilkan pertandingan yang luar biasa dan berniat untuk menunjukkan levelnya.

Baca juga: Buatsi dan Hutchinson kembali duel perebutkan sabuk juara dunia WBC

Baca juga: WBC sebut Morejon kukuhkan kesempatan rebut juara dunia kelas bridger

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Aloysius Lewokeda

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira