Melalui inisiatif ini, kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh akses sertifikasi halal sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk dan menangkap peluang pasar yang lebih luas
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melanjutkan program lokakarya yang memfasiliasi layanan sertifikasi halal gratis dengan menyasar 61 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di dua lokasi, yakni Cibubur dan Pontianak.
“Melalui inisiatif ini, kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh akses sertifikasi halal sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk dan menangkap peluang pasar yang lebih luas,” kata EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F Haryn dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa.
Dia merinci kegiatan sertifikasi halal gratis di Cibubur dilakukan di Kantor Cabang Utama (KCU) Cibubur pada 13 Oktober 2026 dan menjaring 22 peserta.
Setelah itu, kegiatan serupa berlangsung di KCU Pontianak pada 21 Oktober 2026 dengan mendatangkan 39 peserta.
Peserta lokakarya juga mendapatkan solusi perbankan berupa pembukaan rekening dan QRIS.
Hera menambahkan, fasilitas sertifikasi halal gratis tersebut dilakukan BCA untuk mendukung kapasitas UMKM agar semakin tangguh, berdaya saing dan mampu memperluas jangkauan pasar.
Terlebih, lanjut dia, sertifikasi halal merupakan aspek penting bagi UMKM untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
Penyelenggaraan lokakarya kali ini merupakan lanjutan dari program yang telah berjalan sejak 2023.
Program lokakarya sertifikasi halal gratis BCA telah menjangkau 23 kabupaten/kota di 15 provinsi.
Hingga saat ini, menurut Hera, sertifikasi halal BCA telah diikuti sebanyak lebih dari 6.000 peserta lokakarya dengan lebih dari 4.000 sertifikat halal berhasil diterbitkan.
Untuk penyelenggaraan tahun ini, BCA sebelumnya telah menyelenggarakan lokakarya sertifikasi halal gratis di KCU Kubu Raya yang diikuti 54 peserta dan di KCU Tanjung Priok dengan 114 peserta.
“Kami berharap program ini dapat membantu semakin banyak UMKM memenuhi ketentuan sertifikasi halal, meningkatkan kualitas dan daya saing produk, serta memperluas peluang usaha di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif,” ujar Hera.
Dia menyatakan BCA akan terus mendorong inisiatif yang dapat memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan UMKM di Indonesia ke depannya.
Baca juga: BCA: Potensi ekspor UMKM binaan di TEI 2026 capai Rp148,75 miliar
Baca juga: BCA ajak agen perjalanan internasional kunjungi desa wisata binaan
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Imamatul Silfia
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira