...kami siap berkolaborasi dengan ekosistem global seperti AVPN untuk mengadopsi standar internasional dalam pengukuran dampak sosial, penguatan kapasitas amil, serta memperluas jangkauan program pengentasan kemiskinan

Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI membangun sinergi dengan Asia Venture Philanthropy Network (AVPN) untuk memperkuat ekosistem filantropi Islam, khususnya dalam mengembangkan pengukuran dampak sosial program dan memperluas jejaring kerja sama di tingkat global.

Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan penguatan kerja sama ini sejalan dengan upaya Baznas mengembangkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang lebih berdampak.

"Baznas sangat terbuka terhadap inovasi tata kelola modern. Melalui potensi ZIS yang besar sebagai instrumen impact investing, kami siap berkolaborasi dengan ekosistem global seperti AVPN untuk mengadopsi standar internasional dalam pengukuran dampak sosial, penguatan kapasitas amil, serta memperluas jangkauan program pengentasan kemiskinan," katanya dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Zainut menyampaikan Baznas RI tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan karitatif jangka pendek, tetapi juga mendorong program pendayagunaan yang mampu menciptakan perubahan sistemik, terukur, dan selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca juga: Baznas RI dorong literasi filantropi modern pada generasi muda

Ia menyebut terdapat tiga fokus utama dalam sinergi Baznas RI dan AVPN. Pertama, mengintegrasikan standar pengukuran dampak sosial internasional ke dalam program pemberdayaan Baznas, seperti ZMart, Balai Ternak, dan beasiswa.

Kedua, memperkuat kapasitas dan jejaring pengelola zakat melalui pelatihan serta pertukaran praktik terbaik dalam pengelolaan filantropi internasional.

"Ketiga, memasifkan syiar terkait peran filantropi Islam sebagai pilar strategis pencapaian SDGs di kawasan Asia-Pasifik," ujarnya.

Selain ketiga fokus tersebut, lanjutnya, Baznas RI juga mendorong pengarusutamaan filantropi berbasis keimanan (faith-based philanthropy) sebagai upaya untuk menjawab berbagai persoalan sosial dan ekonomi.

Baca juga: Baznas gandeng UNISSA Brunei lakukan riset zakat dan filantropi Islam

Isu yang menjadi perhatian meliputi perubahan iklim, akses pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara inklusif.

Sementara itu Executive Director of Philanthropy AVPN Kurt Peleman menyambut baik peluang kerja sama dengan Baznas. Menurutnya, sinergi tersebut dapat mempertemukan potensi modal sosial berbasis agama (faith-based capital) dengan pendekatan filantropi modern.

Ia menilai Indonesia memiliki posisi strategis dalam ekosistem investasi sosial di kawasan Asia-Pasifik. Menurutnya, zakat berpotensi menjadi instrumen penting untuk mendorong pencapaian pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Kadin dan AVPN teken MoU kerja sama pembangunan platform ISIC

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Sean Filo Muhamad

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira