Surabaya (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo melalui kegiatan Sapa Bansos di Alun-Alun Kraksaan dan Islamic Center Probolinggo.

"Melalui berbagai bantuan ini, kami berharap masyarakat yang menerima manfaat benar-benar terbantu. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga agar mereka bisa mengembangkan usaha, mendapatkan tempat tinggal yang layak, serta memiliki kesempatan pendidikan yang lebih baik," kata Ketua Baznas Jatim Mohammad Ghofirin dalam keterangan diterima di Surabaya, Rabu.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Sapa Bansos yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Baca juga: BAZNAS Jatim salurkan Rp6,1 miliar untuk korban bencana Sumatera

Kegiatan itu melibatkan sejumlah perangkat daerah dan lembaga terkait untuk memperluas pelayanan serta bantuan bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Baznas Jatim menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp500 ribu kepada 10 orang fakir serta santunan bagi anak-anak yatim.

Selain itu, lima unit rombong usaha diberikan kepada mustahik atau orang yang berhak menerima zakat untuk membantu mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Pada sektor pemberdayaan ekonomi, Baznas Jatim memberikan bantuan modal usaha produktif kepada Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Genggong Probolinggo untuk disalurkan kepada 50 penerima manfaat.

Bantuan juga menyasar bidang kesehatan melalui penyaluran paket bantuan penanganan stunting kepada 100 mustahik. Sementara itu, lima penerima manfaat memperoleh bantuan bedah rumah untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal agar lebih layak dan nyaman.

Di bidang pendidikan, Baznas Jatim memberikan beasiswa program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) kepada 10 mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Program tersebut diharapkan membantu generasi muda melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Baca juga: Baznas Jatim salurkan santunan kepada 1.000 anak yatim di Banyuwangi

Baca juga: Kemenag sebut BAZNAS Jatim role model pemberdayaan zakat

Ghofirin mengatakan keterlibatan Baznas dalam kegiatan Sapa Bansos merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Menurut dia, bantuan yang disalurkan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga mendukung kemandirian ekonomi, pemenuhan kebutuhan tempat tinggal, dan peningkatan akses pendidikan.

Ia menambahkan Baznas Jatim akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berbagai pihak agar penyaluran bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Dengan kolaborasi tersebut, dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun diharapkan memberikan manfaat lebih luas dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Willi Irawan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira