Jakarta (ANTARA) - Pasangan atlet para tenis meja Indonesia Barce Layaba/Leli Marlina mencatatkan hasil sempurna dalam tiga pertandingan fase grup C ganda campuran kelas XD10 pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, Rabu.

Berdasarkan statistik penyelenggara, hasil mengesankan tersebut didapat setelah keduanya menundukkan wakil dari Thailand, Norakan Chanphaka/Panwas Sringam, dengan skor 3-0 (11-7, 13-11, 11-8) saat pertandingan terakhir atau ketiga grup di Sky Hall Toyota.

Pada pertandingan pertama, pasangan Merah Putih itu juga meraih hasil positif guna mengawali perjuangan. Mereka berhasil mengalahkan atlet dari Kamboja, Kosal Yoy/Saroung Sorn, dengan skor 3-0 (11-3, 11-8, 11-5). Lawannya itu tak berdaya melawan pola permainan cepat dan akurat dari Barce/Leli.

Saat laga kedua, wakil Tanah Air itu juga mengemas kemenangan melawan pasangan dari Taiwan, Lin Yen-ying/Cheng Ming-chih, dengan skor 3-0 (12-10, 11-7, 11-4).

Kali ini, perjuangan mereka cukup sulit karena bersaing ketat pada dua gim pertama. Namun berkat permainan solid, keduanya berhasil memastikan kemenangan saat gim ketiga sekaligus keluar sebagai pemuncak Grup C.

Baca juga: Barce alihkan fokus ke ganda campuran para tenis meja

Perjuangan Barce yang berumur 30 tahun dan Leli yang berusia 27 tahun, semakin sempurna karena ketiga laga grup dilakoni pada hari yang sama dengan rentang waktu laga berdekatan.

Selanjutnya ganda campuran andalan Indonesia itu kembali berjuang dalam fase gugur atau perempat final, dengan melawan wakil asal Thailand, Wanchai Chaiwut/Wassana Sringam, yang berstatus runner-up Grup A, pada Kamis (22/10).

Sementara itu, nomor ganda campuran kelas XD10 adalah nomor pertandingan tenis meja bagi dua atlet putra dan putri penyandang disabilitas fisik yang bermain sebagai pasangan dengan klasifikasi standing (bermain sambil berdiri).

Berdasarkan regulasi penyelenggara, kelas 10 termasuk kategori atlet yang bermain sambil berdiri (kelas 6-10). Atlet kelas 10 umumnya memiliki keterbatasan fisik pada tingkat sedang, misalnya gangguan fungsi pada salah satu anggota tubuh atau keterbatasan gerak tertentu.

Baca juga: Adyos/Yayang bungkam wakil China dalam para tenis meja ganda putra MD8

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Donny Aditra

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira