Dhaka (ANTARA) - Bangladesh mencatat 2.249 kasus demam berdarah (DBD) yang ditularkan nyamuk dalam 24 jam hingga Minggu (25/10) pagi, yang menjadi jumlah harian tertinggi dalam tahun ini.

Xinhua mewartakan, menurut data terbaru dari Direktorat Jenderal Layanan Kesehatan (DGHS), Bangladesh juga mencatat tujuh kematian tambahan dalam kurun waktu 24 jam hingga pukul 08.00 waktu setempat pada Minggu.

Angka terbaru DGHS ini menjadikan total kasus DBD di Bangladesh sejak awal tahun ini sebanyak 123.948 kasus, dengan jumlah kematian mencapai 384 orang.

Kematian akibat DBD tahun ini meliputi 139 orang pada Oktober, 148 orang pada September, 43 orang pada Agustus, 36 orang pada Juli, dan 13 orang pada Juni.

DBD, yang biasanya mewabah pada musim hujan di Bangladesh, kini menyebar di luar periode lazim Juni hingga September.

Perdana Menteri Bangladesh Tarique Rahman baru-baru ini menginstruksikan pihak berwenang terkait untuk melaksanakan kampanye kesadaran masyarakat menggunakan pengeras suara di permukiman warga guna mencegah penyebaran DBD.

Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Xinhua

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira