Moskow (ANTARA) - Bandar Udara Internasional Western Sydney di Australia resmi melayani penerbangan penumpang perdananya pada Minggu, setelah merampungkan proyek pembangunan yang memakan waktu hampir tujuh tahun, lapor media penyiaran publik Australia ABC.
Penerbangan komersial perdana di bandara baru tersebut ditandai dengan lepas landasnya pesawat milik maskapai Jetstar dengan rute tujuan Gold Coast.
Momen bersejarah tersebut disaksikan oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, serta dua mantan perdana menteri Australia, Tony Abbott dan Scott Morrison.
Salah satu keunggulan dari bandara yang terletak sekitar 45 kilometer dari pusat Kota Sydney tersebut adalah operasionalnya yang dapat berjalan penuh selama 24 jam setiap harinya.
Hal itu berbeda dengan Bandara Sydney – bandara utama kota tersebut yang telah dibuka untuk umum sejak 1920 hingga saat ini – yang menerapkan pembatasan jam operasional pada malam hari.
Berdasarkan keterangan Pemerintah Australia, bandara baru itu awalnya dirancang untuk melayani hingga 10 juta penumpang per tahun. Kapasitas tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga mampu menampung lebih dari 80 juta penumpang per tahun.
Bandara Internasional Western Sydney dijadwalkan melayani penerbangan internasional perdananya pada 26 Oktober menuju Auckland, Selandia Baru.
Sementara itu, rute penerbangan internasional reguler menuju Singapura ditargetkan mulai beroperasi pada November.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Kekurangan staf picu penundaan dan pembatalan penerbangan di Sydney
Baca juga: Qantas perpanjang pengurangan penerbangan imbas tingginya harga BBM
Penerjemah: Uyu Septiyati Liman
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Uyu Septiyati Liman
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira