Semarang (ANTARA) - Ayudiah Rivana Tridiandinata (19), atlet pencak silat kontingen Kota Semarang yang bertanding pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 dilaporkan meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit.

Ketua KONI Jawa Tengah Sudjarwanto di Semarang, Rabu, membenarkan kabar meninggalnya atlet yang sempat menjalani operasi patah jari tangan itu.

"Almarhumah dirawat di rumah sakit setelah mengalami patah jari tengah saat bertanding pada Senin," katanya

Menurut dia, atlet tersebut dirujuk ke RS Primaya Semarang yang berada tidak jauh dari arena pertandingan untuk memperoleh perawatan medis karena patah jari tengah dan kemudian menjalani operasi pada Selasa (27/10) di rumah sakit tersebut.

Atlet yang turun di Kelas A 45-50 kg tersebut, kata dia, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu pagi.

Baca juga: Wagub: Pemprov Jateng evaluasi perlombaan Porprov di laut terbuka

Sementara itu, Direktur RS Primaya Semarang Aditya Nugraha mengatakan atlet tersebut diketahui meninggal dunia oleh petugas rumah sakit sekitar pukul 05.30 WIB saat akan dibangunkan.

"Saat akan dibangunkan, pasien dalam kondisi tidak sadar, tidak bernafas, tidak ada denyut jantung," katanya.

Menurut dia, belum diketahui penyebab pasti meninggalnya atlet pencak silat tersebut.

Ia menuturkan seluruh protokol dan alur operasi sudah dijalankan sesuai prosedur.

Ia mengatakan pasien mengaku tidak memiliki alergi obat maupun riwayat penyakit bawaan.

Meski demikian, lanjut dia, tim dokter belum bisa memastikan penyebab kematian atlet putri tersebut.

"Operasi yang dilakukan bukan operasi mayor. Selain itu, pasien juga langsung sadar setelah operasi untuk selanjutnya menjalani perawatan di kamar," katanya.

Baca juga: Atlet selam asal Jepara meninggal dunia saat berlaga di Porpov Jateng

Baca juga: KONI evaluasi cabang olahraga selam di Porprov Jateng 2026

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Immanuel Citra Senjaya

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira