Shanghai (ANTARA) - Total volume impor dan ekspor Shanghai dengan ASEAN dalam tiga kuartal pertama tahun ini mencapai 642,77 miliar yuan (1 yuan = Rp2.718), meningkat 35,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) menurut data Bea Cukai Shanghai sebagaimana warta Xinhua.
Dengan demikian, ASEAN telah menjadi mitra dagang terbesar Shanghai selama lima bulan berturut-turut. Statistik Bea Cukai Shanghai menunjukkan bahwa dalam tiga kuartal pertama 2026, pertumbuhan impor maupun ekspor Shanghai dengan ASEAN sama-sama melampaui 30 persen.
Sebagai pusat ekonomi China, volume perdagangan Shanghai dengan ASEAN terus berkembang, mencerminkan vitalitas kuat integrasi ekonomi regional China-ASEAN.
Li Jirong, direktur departemen statistik dan analisis di Bea Cukai Shanghai, mengatakan bahwa perdagangan antara Shanghai dan ASEAN menunjukkan ciri yang cukup menonjol: rantai industri dan rantai pasokan kedua belah pihak saling terjalin, terintegrasi, dan berkembang secara sinergis, sementara impor dan ekspor saling melengkapi keunggulan serta saling menguntungkan.
Dalam tiga kuartal pertama 2026, perdagangan barang antara Shanghai-ASEAN mencapai 390,52 miliar yuan, naik 36,3 persen (yoy), yang menyumbang lebih dari 60 persen dari total nilai impor dan ekspor antara Shanghai dan ASEAN. Shanghai mengekspor barang senilai 312,11 miliar yuan ke ASEAN, atau naik 34,6 persen, serta mengimpor barang senilai 330,66 miliar yuan dari ASEAN, atau naik 35,9 persen.
Produk-produk unggulan Shanghai, seperti kendaraan listrik, produk fotovoltaik, dan baterai lithium, telah menyediakan pilihan yang beragam, berkualitas baik, dan berharga terjangkau bagi konsumen ASEAN.
Nilai ekspor ketiga kategori produk ini ke ASEAN meningkat masing-masing sebesar 67,5 persen, 340 persen, dan 210 persen dalam tiga kuartal pertama tahun ini.
Sementara itu, produk-produk unggulan ASEAN, seperti tas, pakaian, serta buah-buahan segar dan kering, merupakan komoditas impor penting bagi Shanghai.
Dalam tiga kuartal pertama 2026, nilai impor kategori-kategori tersebut dari ASEAN ke Shanghai meningkat masing-masing sebesar 30,8 persen, 6,3 persen, dan 9,2 persen, memperkaya "lemari pakaian" dan "keranjang buah" konsumen di Shanghai dan seluruh China.
Dalam tiga kuartal pertama tahun ini, total volume impor dan ekspor Shanghai mencapai 3,94 triliun yuan, meningkat 17,9 persen (yoy). Perdagangan dengan ASEAN menyumbang 16,3 persen dari total volume perdagangan luar negeri Shanghai.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Xinhua
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira