Hadiah hingga 20 juta dolar AS (sekitar Rp362,3 miliar) untuk informasi mengenai program nuklir Iran. Rewards for Justice mencari informasi tentang ilmuwan dan staf nuklir, teknologi dan kemampuan terkait program nuklir, serta organisasi dan personel

Moskow (ANTARA) - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah hingga 20 juta dolar AS bagi pihak yang memberikan informasi terkait program nuklir Iran melalui program Rewards for Justice milik Departemen Luar Negeri.

“Hadiah hingga 20 juta dolar AS (sekitar Rp362,3 miliar) untuk informasi mengenai program nuklir Iran. Rewards for Justice mencari informasi tentang ilmuwan dan staf nuklir, teknologi dan kemampuan terkait program nuklir, serta organisasi dan personel yang terlibat,” demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS di X, Jumat.

Iran sebelumnya menyatakan tidak akan membahas program nuklirnya sebelum konflik dengan AS berakhir, blokade laut dicabut, dan sejumlah persyaratan lainnya dipenuhi.

Baca juga: IAEA siap verifikasi aktivitas nuklir Iran, dorong solusi diplomatik

Teheran juga menolak kemungkinan mengekspor uranium ke negara lain.

Konflik antara Iran dengan AS dimulai ketika AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada 28 Februari. Iran kemudian membalas dengan serangan terhadap pihak lawan.

Meski saat ini konflik mereda, perselisihan kedua pihak belum terselesaikan dan masih terdapat risiko pertempuran kembali pecah.

Sumber: Sputnik

Baca juga: AS akan fokuskan perundingan dengan Iran pada program nuklir

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Yoanita Hastryka Djohan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira