Manokwari (ANTARA) - Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah XIV Provinsi Papua Barat memprioritaskan peningkatan kompetensi dan sertifikasi dosen guna mewujudkan mutu pendidikan tinggi yang berkualitas, serta menghasilkan lulusan berdaya saing.
Ketua APTISI Wilayah XIV Papua Barat Dr Filep Wamafma di Manokwari, Rabu, mengatakan penguatan kapasitas dosen menjadi hal yang penting untuk memastikan proses perkuliahan berjalan sesuai standar mutu pendidikan, sekaligus menjawab kebutuhan dunia kerja.
"Peningkatan kompetensi dan pemenuhan syarat untuk mengikuti sertifikasi bagi tenaga dosen menjadi hal yang prioritas," kata Filep.
Menurut dia dosen di wilayah Papua Barat memiliki semangat untuk mengembangkan pendidikan tinggi namun, menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur hingga persyaratan administrasi dan akademik dalam pengembangan karir.
APTISI akan memfasilitasi pelatihan peningkatan kapasitas secara berkala bagi dosen, terutama dosen-dosen muda agar mampu menerapkan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Supaya dosen semakin profesional dan bisa menciptakan inovasi dalam kegiatan akademik, karena menjadi salah satu syarat memperoleh sertifikasi. Kami akan dampingi," ujarnya.
Dia mengakui proses pengembangan karir dosen belum berjalan maksimal karena terkendala berbagai faktor, antara lain minimnya pelatihan, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, dan pemenuhan ketentuan administrasi untuk kenaikan jabatan akademik.
APTISI berkomitmen memperluas akses pengembangan karir, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan bagi dosen yang tersebar di 11 perguruan tinggi swasta se-Papua Barat.
"Tidak semua perguruan tinggi swasta memberikan kesejahteraan bagi tenaga pengajarnya. Tentu hal ini jadi perhatian saya selaku Ketua APTISI Papua Barat," ucap Filep.
Oleh karena itu, kata dia, APTISI akan memperkuat sinergisitas dan kolaborasi dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten di Papua Barat guna mengakomodasi kebijakan afirmatif untuk mendukung penyelenggaraan perguruan tinggi swasta.
Keterlibatan pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam merealisasikan upaya peningkatan kualifikasi akademik, kompetensi, dan kesejahteraan dosen sehingga berjalan beriringan untuk mendorong perbaikan mutu pendidikan tinggi di Papua Barat.
"Kami berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap kesempatan studi lanjut bagi dosen, supaya semakin banyak tenaga pengajar yang memiliki kualifikasi doktor hingga profesor," ujarnya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Fransiskus Salu Weking
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira