Jakarta (ANTARA) - Apple menyesuaikan kebijakan App Store guna mempersulit anak di bawah umur mengakses aplikasi kencan daring atau pendamping berbasis kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI) yang memuat "konten seksual atau romantis."

Menurut siaran TechCrunch pada Selasa (3/11), perusahaan teknologi Amerika Serikat itu telah mengumumkan penyesuaian kebijakan App Store kepada para pengembang aplikasi pada Senin.

Penerapan aturan baru itu merupakan upaya lanjutan perusahaan dalam melindungi anak di ruang digital setelah menghadirkan teknologi verifikasi usia serta meningkatkan fitur kontrol orang tua dan keamanan anak.

Meskipun sebagian besar layanan kencan daring biasanya membatasi platform mereka untuk pengguna dewasa, kebijakan baru Apple mempertegas batasan itu dengan mewajibkan semua aplikasi yang menawarkan fitur kencan atau hubungan romantis mencantumkan peringkat 18+.

Mulai 16 November 2026, pengembang diwajibkan menyertakan deskripsi konten baru untuk memastikan peringkat usia aplikasi mereka mencerminkan fitur-fitur yang ditawarkan.

Baca juga: Apple perbarui kebijakan moderasi untuk cegah pembuatan gambar seksual

Apple juga menyesuaikan kebijakannya mengenai aplikasi pendamping berbasis AI atau aplikasi yang punya fitur dengan fungsi semacam itu.

Aplikasi yang menyasar kaum muda seperti Character.AI dan Replika memungkinkan pengguna menciptakan pendamping AI, termasuk teman, kekasih, pacar, maupun karakter fantasi lainnya.

Hingga musim panas 2025, aplikasi pendamping AI populer di Apple App Store dan Google Play telah diunduh 220 juta kali secara global.

Selain mencantumkan kategori "kencan dan hubungan", Apple meminta para pengembang aplikasi mendeskripsikan apakah mereka membagikan lokasi dunia nyata pengguna dengan orang atau kelompok lain sebagai bagian dari fungsinya.

Kehadiran fungsi semacam itu tentunya menimbulkan kekhawatiran mengenai privasi, terutama jika pengguna tidak menyadari bahwa lokasi mereka sedang dibagikan.

Baca juga: Google mulai berikan label privasi pada aplikasi App Store

Baca juga: Polisi ungkap modus penipuan via daring pakai aplikasi kencan

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Livia Kristianti

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira