Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau langsung perkembangan pembangunan tanggul Kali Angke Segmen Permata Buana, Kembangan Utara, Jakarta Barat, yang telah mencapai 90 persen.

Proyek sepanjang 2,057 kilometer tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kapasitas aliran sungai dan mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman sekitar Kali Angke.

“Pembangunan prasarana dan sarana Kali Angke Segmen Permata Buana memiliki total panjang penanganan 2,057 kilometer yang terbagi dalam empat segmen, yakni Segmen 1 sepanjang 661 meter, Segmen 2 sepanjang 597 meter, Segmen 3 sepanjang 683 meter, dan Segmen 4 sepanjang 116 meter,” ujar Pramono di Kambangan, Jakarta Barat, Selasa.

Ia menjelaskan pembangunan tanggul merupakan bagian dari JakTirta Project yang dilaksanakan pada periode 2025–2026.

Pekerjaan tersebut meliputi pemasangan turap atau sheet pile untuk memperkuat tebing sungai dan mendukung kelancaran aliran air menuju hilir.

Infrastruktur ini diharapkan dapat mengurangi potensi luapan Kali Angke saat curah hujan tinggi, khususnya di Kelurahan Kembangan Utara.

“Pembangunan prasarana dan sarana Kali Angke Permata Buana beserta kelengkapannya diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tampungan air, mengurangi risiko banjir di Kecamatan Kembangan, khususnya di Kelurahan Kembangan Utara yang dilintasi oleh Kali Angke,” papar Pramono.

Baca juga: Hampir 40 tahun kebanjiran, warga Mampang berharap normalisasi optimal

Baca juga: Penanganan banjir di Jaksel butuh perencanaan jangka panjang

Baca juga: Pemprov DKI normalisasi Kali Mampang untuk kurangi risiko banjir

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Lifia Mawaddah Putri

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira