Jakarta (ANTARA) - PT Antam (Persero) Tbk meraih lima penghargaan Apresiasi Minerba 2026 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terdiri atas empat penghargaan pemberdayaan masyarakat dan satu penghargaan penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik.
Sekretaris Perusahaan Antam Wisnu Danandi Haryanto mengatakan penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat serta praktik pertambangan yang bertanggung jawab di wilayah operasional perusahaan.
"Bagi Antam, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis dan operasional, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran perusahaan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan," kata Wisnu dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, empat penghargaan bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) mencakup peningkatan gizi keluarga, pertanian berkelanjutan, penguatan kelompok tani, dan penyediaan air bersih.
Unit Bisnis Pertambangan Nikel Maluku Utara memperoleh penghargaan melalui program ANTAM G-BEST (Gizi Baik Cegah Risiko Stunting) yang mengembangkan edukasi gizi, pendampingan ibu dan anak, penguatan posyandu, serta pemanfaatan pangan lokal.
Program tersebut juga mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pangan lokal Karya Perempuan Berdaya.
Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Kalimantan Barat memperoleh penghargaan melalui program KAMEK SAMBUT (Kemandirian Masyarakat Berbasis Ekologi sebagai Sumber Ekonomi Berkelanjutan) yang mengembangkan pertanian ramah lingkungan sebagai sumber pendapatan masyarakat.
Sementara itu, Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor menerima penghargaan melalui program Garitan Kalongliud (Gerakan Ramah Lingkungan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Kalongliud).
Program tersebut berfokus pada penguatan kapasitas dan kelembagaan kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Penghargaan PPM keempat diraih anak usaha Antam, PT Sumberdaya Arindo, melalui program Waya Cani Guna yang menyediakan infrastruktur air bersih dengan teknologi ramah lingkungan dan melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya.
Selain itu, Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Kalimantan Barat memperoleh penghargaan atas penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik (good mining practices), mencakup aspek keselamatan, kepatuhan, dan pengelolaan lingkungan.
Wisnu mengatakan program pemberdayaan tersebut merupakan bagian dari penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) perusahaan.
"Program PPM kami dorong agar tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi mampu menciptakan kegiatan ekonomi produktif, memperkuat kelembagaan masyarakat, dan membuka peluang bagi masyarakat untuk tumbuh secara mandiri," ujar dia.
Secara nasional, Kementerian ESDM mencatat lebih dari 2.587 UMKM binaan badan usaha sektor mineral dan batu bara.
Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM sebelumnya turut mendorong perusahaan memperluas akses UMKM terhadap pembiayaan, pasar, dan rantai pasok untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekitar tambang.
Pada 2025, Antam bersama anak usahanya PT GAG Nikel juga meraih Penghargaan Subroto bidang pemberdayaan masyarakat. Salah satu kelompok peternak binaan di Pongkor dilaporkan mengembangkan jumlah domba dari 50 ekor pada 2021 menjadi lebih dari 800 ekor pada 2025.
Lebih lanjut, Wisnu mengatakan perseroan akan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat agar program pemberdayaan memberikan manfaat berkelanjutan, termasuk setelah pendampingan perusahaan berakhir.
"Ke depan, Antam akan terus meningkatkan kualitas program pemberdayaan masyarakat melalui inovasi, kolaborasi, dan penguatan tata kelola yang berorientasi pada dampak nyata," ujar dia.
Kelima penghargaan tersebut diserahkan dalam Apresiasi Minerba 2026, bagian dari Minerba Convex 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM di JIExpo Convention Centre and Theatre, Kemayoran, Jakarta, Selasa (3/11).
Pewarta: Aria Ananda
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Aria Ananda
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira