Yogyakarta (ANTARA) - Sebanyak 34 orang yang sebelumnya diamankan setelah aksi peringatan Hari Sumpah Pemuda di kawasan Malioboro, Yogyakarta, telah dipulangkan oleh Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pengacara Publik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta Royan Juliazka Chandrajaya di Yogyakarta, Jumat, membenarkan informasi bahwa seluruh 34 orang yang berada di Polda DIY telah dipulangkan pada Kamis (29/10) malam.
"Benar, kami mengawal semalam sampai semuanya bebas," katanya.
Royan mengatakan pihak LBH Yogyakarta sempat mengalami kesulitan untuk bertemu dengan orang-orang yang diamankan karena kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap mereka.
"Katanya masih diproses, cek kesehatan dan lain-lain," ujarnya.
Sejalan dengan informasi tersebut, Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan juga mengumumkan melalui keterangan tertulis bahwa 34 orang yang diamankan saat terjadi kericuhan telah dipulangkan setelah menjalani proses penanganan oleh petugas.
"Sebanyak 34 orang yang sempat kita berikan perlindungan pada saat kericuhan di Gedung DPRD DIY telah dipulangkan dan dijemput oleh keluarga masing-masing dan dari pihak LBH Yogyakarta," katanya.
Ihsan mengatakan kepolisian mengambil langkah secara profesional dan sesuai prosedur dalam menangani dinamika aksi, termasuk melakukan pendataan serta pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang mendapat perlindungan sebagai bagian dari penanganan situasi di lapangan.
"Penanganan tersebut merupakan bagian dari upaya Polda DIY menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat setelah dinamika aksi yang sempat berujung kericuhan," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang beredar di media sosial dan memastikan kebenarannya melalui sumber resmi.
"Kepolisian mengedepankan langkah yang proporsional dalam menangani setiap peristiwa, berdasarkan fakta dan ketentuan hukum," katanya.
Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Agung Dwi Prakoso
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira