Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 16 petarung dari berbagai negara akan bersaing memperebutkan dua gelar juara dunia kickstriking dalam ajang BYON World Grand Prix 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada 12 Desember.
Para petarung tersebut akan bertanding dalam dua kelas, yakni lightweight (61 kg) dan welterweight (67 kg), dengan format turnamen delapan orang atau eight-man tournament. Setiap peserta harus meraih tiga kemenangan dalam satu hari melalui babak perempat final, semifinal, hingga final untuk menjadi juara.
"Seluruh penggemar dapat menjadi saksi lahirnya juara dunia kickstriking pertama secara eksklusif hanya di Vidio," kata SVP Content Acquisition & Partnership Vidio Dhini W. Prayogo dalam siaran pers, Minggu.
Baca juga: Daftar pemenang Byon Combat, dari Ammarul sampai Wong Jhonson
Pada kelas 61 kg, Indonesia menurunkan Nelson Julianto dan Rachmat Rizal Gozali atau Kkcal. Mereka akan menghadapi sejumlah petarung internasional, antara lain pemegang gelar Kickstriking Asia asal Malaysia Putra Abdullah dan Umar Al-Matin, Aaron Clarke dari Irlandia, Omer Cavgin dari Turki, serta Meven Jourdain dan Remi Parra dari Prancis.
Remi Parra menjadi salah satu peserta yang mendapat perhatian karena berstatus juara K-1 World Grand Prix 2025 dan menempati peringkat pertama dunia versi Beyond Kickboxing.
Sementara itu, pada kelas 67 kg, Indonesia diwakili Haris Sofyan dan Aditya Armadani. Keduanya akan bersaing dengan pemegang gelar BYON Kickstriking Asia Ammarul Shafiq dan peraih medali SEA Games Iman Rakib, yang sama-sama berasal dari Malaysia.
Kontender lainnya di kelas tersebut adalah Yusuf Polat dari Turki, Bashir Mazreavi dan Sajad Sattari dari Iran, serta Amin Guliyev dari Azerbaijan.
Sajad Sattari menjadi salah satu petarung yang patut diperhitungkan karena memegang sabuk WBC Muay Thai Diamond dan tercatat sebagai petarung Iran pertama yang menjuarai Stadion Rajadamnern di Thailand.
Seluruh atlet diperkenalkan kepada publik dan media dalam konferensi pers pertama BYON World Grand Prix 2026 pada 7 November. Kegiatan tersebut juga diisi dengan pengundian bagan pertandingan untuk menentukan jalur setiap petarung menuju final.
Dhini mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi bagian dari perkembangan olahraga tarung di Indonesia. Vidio, sebagai pemegang hak siar resmi, akan menayangkan seluruh pertandingan melalui layanan pay-per-view (PPV).
Paket PPV tersebut sudah termasuk akses Vidio Platinum selama satu bulan dan mulai dapat dibeli pada 16 November 2026.
Di Indonesia, harga paket dibanderol mulai Rp99.000 untuk pengguna Android dan Rp109.000 untuk pengguna Apple. Sementara itu, pelanggan di Malaysia dapat membeli paket mulai RM25, sedangkan pelanggan internasional dikenakan harga mulai 10 dolar AS untuk Android dan 11,49 dolar AS untuk Apple.
Baca juga: Marcellos puas BYON Combat Showbiz 8 rampung
Baca juga: Ammarul juarai BYON Kickstriking Asia setelah kalahkan Jeka Saragih
Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Ida Nurcahyani
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira